Selasa 21 Mei 2019, 22:25 WIB

Berbahasa Indonesia, PM Modi Ucapkan Selamat kepada Jokowi

Sonya Michaella | Internasional
Berbahasa Indonesia, PM Modi Ucapkan Selamat kepada Jokowi

Prakash SINGH / AFP
Perdana Menteri India Narendra Modi

 

PERDANA Menteri India Narendra Modi mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang kembali terpilih menjadi Presiden Indonesia untuk kedua kalinya. Uniknya, Modi mengucapkan selamat menggunakan Bahasa Indonesia.
 
"Selamat yang sebesar-besarnya kepada @jokowi atas terpilihnya Anda kembali! Sebagai dua negara demokrasi besar, kami bangga atas keberhasilan perayaan demokrasi. Kami berharap Anda dan rakyat Indonesia semua sukses di bawah kepemimpinan dinamis Anda," tulis Modi di akun Twitter @narendramodi, Selasa (21/5).
 
"Saat kita menandai tujuh dekade hubungan diplomatik kita, saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk semakin memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif bilateral kita," lanjut Modi.

Pesan itu pun langsung ditujukan kepada akun Twitter Presiden Jokowi, @jokowi. Usai menulisnya dalam Bahasa Indonesia, Modi kembali mengucapkan selamat menggunakan Bahasa Inggris di cuitan berikutnya.
 

Baca juga: Pemimpin Dunia Beri Ucapan Selamat kepada Jokowi


Hasil rekap dalam berita acara yang dibacakan Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 (55,50%) suara sementara paslon Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 (44,50%) suara.
 
KPU menetapkan total pemilih di dalam maupun luar negeri sebanyak 199.987.870 warga. Sebanyak 158.012.506 pemilih menggunakan hak suaranya sehingga bisa dikatakan partisipasi pemilih dalam pilpres mencapai 81,97 persen.
 
Dalam deklarasi kemenangannya, Jokowi bangga atas lancarnya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dilakukan secara serentak. Menurut, dia pesta demokrasi tahun ini berhasil dilaksanakan dengan damai.
 
Jokowi menilai kelancaran Pemilu 2019 ini menjadi bukti Indonesia sudah menjadi bangsa yang dewasa dalam berdemokrasi. Untuk itu, pencapaian itu patut diapresiasi seluruh lapisan masyarakat. (Medcom/OL-1)
 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More