Titiek Soeharto: Pengamanan Berlebihan, Kayak Mau perang

Penulis: Antara Pada: Selasa, 21 Mei 2019, 20:55 WIB Politik dan Hukum
Titiek Soeharto: Pengamanan Berlebihan, Kayak Mau perang

MI/MOHAMAD IRFAN
Titiek Soeharto

TITIEK Soeharto ikut melakukan aksi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu. Titiek menyayangkan sikap aparat keamanan yang dianggap terlalu berlebihan dalam melakukan penjagaan aksi massa.

“Massa disambut oleh Kepolisian seperti ini. Seharusnya mereka (polisi) malu karena yang mereka hadapi emak-emak, kayak mau perang,” ujarnya.

Ia juga menanggapi penetapan hasil suara pemilihan presiden 2019 yang telah diumumkan oleh KPU RI pada Selasa dini hari.

“Kenapa mengumumkan di pagi buta kalau tidak ada maksud yang tidak jelas,” kata Titiek saat ditemui di depan Gedung Bawaslu RI, Selasa petang.

Baca juga: Ratusan Orang Berunjuk Rasa di Depan Gedung Bawaslu

Ia mengatakan bahwa seharusnya pihak KPU mengumumkan hasil penetapan secara resmi tersebut pada siang hari karena dinilai lebih logis.

“Seharusnya diumumkan di siang hari karena banyak masyarakat yang sadar atau tidak tidur kan jadi mereka tahu,” katanya.

Menurut Titiek, adanya aksi damai di depan Gedung Bawaslu RI yang diikuti oleh ratusan orang merupakan suatu bentuk penyampaian pendapat terhadap hasil pemilu.

“Ini wujud kita tidak terima. Karena itu, kita adakan aksi damai ini,” katanya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More