Selasa 21 Mei 2019, 19:15 WIB

Pameran Islam di Nusantara Disajikan dalam Iftar Budaya Istiqlal

Indriyani Astuti | Humaniora
Pameran Islam di Nusantara Disajikan dalam Iftar Budaya Istiqlal

Dok. MI
Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud, Nadjamuddin Ramly

 

RANGKAIAN Iftar Budaya yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan resmi digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (22/5).

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud, Nadjamuddin Ramly, menuturkan tahun ini memasuki tahun keempat penyelenggaraan Iftar (buka puasa bersama) Budaya. Masyarakat diharapkan bisa datang menyaksikan langsung rangkaian acara yang disajikan.

"Ada pertunjukan seni budaya islam di Nusantara. Sambil beribadah, masyarakat bisa melihat ekspresi seni budaya seperti Zapin Betawi, Rebana Biang, Topeng Blantek dan lain-lain," ujarnya dalam acara jumpa pers di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Selasa (22/5).

Selain iftar, ia menuturkan acara juga akan dimeriahkan dengan pameran sejarah masuknya Islam ke Nusantara. Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud kali ini melibatkan Museum Galeri Nasional dan aliansi Walisongo yang mempunyai koleksi artefak asli peninggalan kesembilan Wali.

Nadjamuddin berharap para pengunjung Masjid Istiqlal akan mendapatkan wawasan dan informasi mengenai sejarah islam di Indonesia dengan pendekatan kebudayaan.


Baca juga: Mantan Mendikbud Jadi Ketua Dewan Pers 2019-2022


"Islam datang ke Nusantara tanpa penaklukan. Islam disebarkan dengan pendekatan berkesenian. Perspektif ini yang ingin kami tampilkan," ucapnya.

Acara lain untuk memeriahkan Iftar Budaya kali ini, imbuhnya, kegiatan melukis wayang dan bonang serta olahraga panahan yang lokasinya berdekatan dengan pameran yakni di selasar Masjid Istiqlal. Semua pengunjung bisa mencobanya. Kegiatan ini akan berlangsung pada 23-26 Mei 2019.

Dialog budaya juga disajikan dengan tema 'Dakwah Membumi ala Wali Songo' pada Jumat (24/5) di koridor dekat beduk raksasa Istiqlal. Adapun tokoh-tokoh yang diundang antara lain Sejarahwan Islam UIN Jakarta Prof Jajat Burhanuddin, Utusan khusus Presiden Prof Syafiq Mughini, tokoh Nahdlatul Ulama dan penulis buku Atlas Wali Songo Kyai Agus Sunyoto, dan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin.

Pada kesempatan yang sama, Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Laksaman TNI (Purn) Asep Saepuddin mengatakan acara ini disambut baik karena selain membangun budaya bangsa yang religius, juga dilandasi nilai-nilai kebersamaan. Masjid Istiqlal, sebagai salah satu ikon budaya di Indonesia mendukung penuh acara Iftar Budaya tersebut. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More