Selasa 21 Mei 2019, 11:15 WIB

Pemudik Jalur Laut di Jawa Tengah Diprediksi Naik

Akhmad Safuan | Nusantara
Pemudik Jalur Laut di Jawa Tengah Diprediksi Naik

Antara
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah menyiapkan 14 kapal untuk mengangkut pemudik ke berbagai daerah.

 

DAMPAK harga tiket pesawat mahal, pemudik saat ini lebih memilih menggunakan jalur laut. Seperti di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah diprediksi jumlah penumpang dengan kapal laut meningkat 15%-17%. Pelabuhan Tanjung Emas Semarang siapkan 14 kapal. Sedangkan Kementerian Perhubungan menyediakan 12 ribu kuota penumpang dan 6.000 sepeda motor untuk mudik gratis.

"Jumlah pemudik lebaran antarpulau menggunakan kapal baik yang datang maupun berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas diperkirakan meningkat 15%-17%," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas, Ahmad Wahid.

Pada arus penumpang mudik tahun lalu, lanjut Wahid, pemudik menggunakan angkutan kapal melalui Pelabuhan Tanjung Emas mencapai 75.328 penumpang. Tahun ini diperkirakan jumlah penumpang akan melonjak lebih besar lagi, karena imbas harga tiket pesawat mahal.

Mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, ujar Ahmad Wahid, telah disiapkan 14 kapal yang akan melayani beberapa jurusan pelayaran. Termasuk kapal untuk mudik gratis dari Kementerian Perhubungan dengan rute Jakarta-Semarang-Jakarta, dengan 12 ribu kuota penumpang dan 6.000 sepeda motor.

baca juga: Presiden Ukraina: Lebih Baik Pajang Foto Anak Kalian

"90% kuota sudah terpesan dan hanya tersisa 10% untuk mudik gratis," tambahnya.

Kapal jenis Roro yang dipersiapkan untuk mudik gratis akan beroperasi mulai Kamis (30/5). Setiap hari sebanyak tiga trip dengan kapasitas dua penumpang dan seribu motor per kapal.

"Angkutan kapal gratis ini untuk arus mudik dan arus balik," imbuhnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More