Antam Siap Kolaborasi dengan Perusahaan Tiongkok

Penulis: Andhika Parsetyo Pada: Selasa, 21 Mei 2019, 10:15 WIB Ekonomi
Antam Siap Kolaborasi dengan Perusahaan Tiongkok

Dok Antam
Direktur Utama Antam Arie Ariotedjo beserta jajaran direksi memaparkan kinerja perusahaan di Jakarta, Senin (20/5) malam.

PT Aneka Tambang (Antam) membuka peluang kerja sama dengan dua perusahaan asal Tiongkok yakni Shandong Xinhai dan Zhejiang Huayou Cobalt Company Ltd demi meningkatkan hilirisasi tambang.

Shandong Xinhai merupakan perusahaan podusen feronikel terbesar di 'Negeri Tirai Bambu' dengan produksi mencapai 240 ribu ton per tahun.

Diharapkan, setelah Lebaran, Antam dan Shandong sudah akan meneken Head of Agreement dan tiga bulan berselang keduanya bisa melaksanakan Joint Venture Agreement.

Proyek kolaborasi itu diperkirakan memiliki nilai sekitar US$1,2 miliar dengan total kapasitas produksi 40.000 ton feronikel dan 600.000 ton stainless steel.

"Lokasinya nanti di Pulau Gag, Papua, salah satu sumber nikel terbesar Indonesia," ujar Direktur Utama Antam Arie Ariotedjo di Jakarta, Senin (20/5) malam.

Baca juga: BRI Masih Sebagai Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia

Selain dengan Shandong, Antam juga selangkah lagi akan bekerja sama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company dalam hal pengembangan pabrik yang memproses nikel menjadi katoda sebagai bahan baku baterai.

“Proyek ini mungkin membutuhkan nilai investasi antara US$6 miliar hingga US$12 miliar. Tergantung kapasitas produksinya nanti berapa. Itu akan dibahas lebih lanjut,” tuturnya.

Perusahaan-perusahaan Tiongkok dipilih sebagai mitra karena mereka memiliki teknologi yang canggih dengan harga yang terjangkau. Itu akan membuat hasil produksi nantinya menjadi lebih kompetitif.

Selain itu, lanjut Arie, korporasi asal Negeri Panda juga memiliki pendanaan yang cukup kuat. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More