Presiden Makmurkan Warga NTT dengan Air

Penulis: PO/Ant/X-8 Pada: Selasa, 21 Mei 2019, 08:15 WIB Nusantara
Presiden Makmurkan Warga NTT dengan Air

ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA
Presiden Joko Widodo bersama Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono (kedua dari kiri), Gubernur NTT Viktor Laiskodat (kedua dari kanan), dan Bup

PRESIDEN Joko Widodo menekankan kunci kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) ialah air. Dengan air, masyarakat bisa menanam sendiri bahan kebutuhan pokok mereka, bahkan bisa mengekspor ke negara tetangga, Timor Leste.

"Kuncinya di Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah air. Dengan air itulah bisa menanam bawang merah dan cabai yang banyak, bayam, jagung, pisang, padi, dan pepaya," kata Jokowi saat meresmikan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, kemarin.

Presiden meminta masyarakat langsung memanfaatkan air yang ada di bendungan. Pengisian air Bendungan Rotiklot sudah dilakukan sejak Desember 2018. Menurut Jokowi, pembangunan bendungan butuh waktu sekitar 3-5 tahun. "Kalau nggak dibuat (dibangun), tidak ada air."

Rotiklot merupakan bendungan kedua dari tujuh bendungan yang dibangun di NTT pada periode 2015-2019. Sebelumnya, Jokowi meresmikan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang dan selanjutnya Bendungan Napun Gete, Temef, Mbay, dan Manikin. Bendungan Napun Gete, yang dibangun di Kabupaten Sikka, dijadwalkan rampung pada 2020, menyusul Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Bendungan Kolhua yang tadinya direncanakan dibangun di Kota Kupang akan dipindahkan ke Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Saat menyampaikan sambutan, Jokowi mengatakan NTT mendapat jatah tujuh bendungan sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi masalah air di daerah. Jumlah itu lebih banyak daripada provinsi lain. Ditegaskan, rumus pembangunan di NTT memang dimulai dari air. Dengan air, panen sekali bisa jadi dua atau tiga kali.

"Dulu yang tidak bisa tanam apa-apa, bisa tanam apa-apa. Tanam padi dan jagung di musim hujan, dan di musim kemarau tanam semangka dan melon. Setelah ada air, kita bisa berpikir apa yang akan kita tanam. Kita harus mencari jalan keluar agar kesejahteraan dan kemakmuran kita raih bersama-sama," ujar Presiden.

Bendungan Rotiklot dengan kapasitas 3,3 juta meter kubik air juga bisa dipakai untuk pembangkit listrik tenaga air. Peresmian bendungan dihadiri antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Warga setempat pun menyambut baik karena pemerintah membangun bendungan yang nantinya dapat digunakan untuk mengairi sawah mereka. ''Saya sangat bersyukur karena Pak Jokowi bisa membangun bendungan di daerah ini. Sangat bermanfaat buat kami," ucap Lius, warga.

Dia mengaku menggarap sawah sekitar 1 hektare, tetapi hanya bisa diolah saat musim hujan. Lius pun yakin dengan beroperasinya Bendungan Rotiklot sebagai sumber pengairan, ia tak perlu bergantung pada musim untuk mengolah sawah. (PO/Ant/X-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More