Pahami Alquran, Cegah Intoleransi

Penulis: mediaindonesia Pada: Selasa, 21 Mei 2019, 06:40 WIB Humaniora
 Pahami Alquran, Cegah Intoleransi

nu.or.id
Menag Lukman saat membuka Konferensi Alquran Pimpinan Pusat Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) di Jakarta,

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta ulama NU dapat memberikan pemahaman yang massif kepada masyarakat tentang pentingnya pemahaman Alquran yang baik dan benar secara kontekstual sehingga kitab suci umat Islam itu tidak 'sekadar' dihafal saja.

"Jadi, yang jauh lebih penting adalah pemahaman terhadap kandungan Alquran. Bagaimana menerjemahkan dan menafsirkan Alquran sehingga kita bisa menarik kesimpulan yang benar terkait ayat-ayatnya," kata Menag Lukman saat membuka Konferensi Alquran Pimpinan Pusat Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) di Jakarta, kemarin.

Kegiatan itu dihadiri Rais Majelis Ilmi PP JQHNU KH Ahsin Sakho Muhammad, Ketua PP JQHNU KH Saifullah Ma'shum, dan Ketua Lajnah Penashih Alquran Kementerian Agama Mukhlis Hanaf. Kegiatan yang diikuti para perwakilan JQHNU wilayah se-Indonesia itu mengangkat tema Strategi baru dakwah dan pengajaran Alquran di era milenial.

Lukman mengaku prihatin dengan pemahaman terhadap kandungan Alquran yang masih dangkal di sebagian masyarakat. Menurutnya, ada fenomena jalan pintas memahami Alquran yang tidak dilandasi penguasaan yang baik. Ayat-ayat Alquran dipahami secara sepintas, digunakan untuk politisasi agama, akibatnya terjadi destruksi.

Lukman pun meminta para ulama NU yang tergabung di JQHNU mampu mengaktualisasikan Alquran yang sejalan dengan kondisi kekinian.

Ketua Pengurus Pusat JQHNU, KH Syaifullah Maksum, menambahkan konferensi Alquran itu digelar dengan dilandasi keprihatinan atas adanya pemahaman Alquran yang bersifat ideologis, cenderung dimaknai secara sepihak, sehingga memunculkan paham intoleran dan menjurus radikal.

Rais Majelis Ilmi PP JQHNU KH Ahsin Sakho Muhammad berharap upaya Kemenag dalam memoderasi agama dapat terus disosialisasikan untuk mengembalikan Islam sebagai agama pertengahan, agama yang toleran, dan rahmat bagi seluruh semesta alam. (Bay/H-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More