Senin 20 Mei 2019, 20:35 WIB

Azyumardi Azra: Ulama Seharusnya tidak Partisan

Azyumardi Azra: Ulama Seharusnya tidak Partisan

MI/Vicky Gustiawan
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra

 

GURU Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra menilai ulama seharusnya tidak berpihak pada kelompok politik tertentu, melainkan harus bijak dalam menyikapi perbedaan pendapat dj kalangan masyarakat.

"Harusnya ulama jangan partisan. Jadi menurut saya, sikap ulama yang seperti itu tidak bijak. Ulama harusnya menenangkan umat, memberi kesabaran, apalagi bulan puasa ini," kata Azyumardi di sela-sela buka puasa bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres Jakarta, Senin (20/5).

Terkait rencana demonstrasi yang akan dilakukan pada 22 Mei, saat penetapan hasil Pemilihan Umum 2019, dia mengatakan umat Islam harus dapat menahan hawa nafsu di bulan Ramadan. Imbauan yang dilontarkan sejumlah pemuka agama dan pemimpin organisasi Islam harus didengar untuk menjaga kondisi Indonesia tetap aman dan damai.

Azyumardi meminta masyarakat untuk tidak mengikuti ajakan ulama untuk berdemonstrasi.


Baca juga: Luhut: Indonesia akan Aman pada 22 Mei


"Kalau yang namanya demo, itu adalah ekspresi dari hawa nafsu, padahal puasa itu menahan hawa nafsu. Jadi ulama seperti itu tidak perlu didengar," tambahnya.

Proses penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 telah dilakukan oleh lembaga yang berwenang. Apabila ditemukan dugaan kecurangan, Azyumardi meminta masyarakat menggunakan jalur hukum yang ada.

"Umat jangan ikut-ikutan (demo), serahkan itu sesuai ketentuan perundang-undangan. Biarkan lembaga yang sesuai undang-undang melaksanakan tugasnya dengan baik. Jadi tidak usah mengerahkan massa, apalagi atas nama jihad," tegasnya. (OL-1)

Baca Juga

DOK MI

Kasus Jiwasraya, Heru Hidayat Juga Divonis Penjara Seumur Hidup

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 26 Oktober 2020, 23:38 WIB
Selain pidana seumur hidup, Heru juga dijatuhi hukuman membayar uang pengganti senilai Rp10,72...
dok mi

Setahun Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara Rp338,8 Triliun

👤Al Abrar 🕔Senin 26 Oktober 2020, 22:32 WIB
Setahun Kejagung juga telah menyelidiki 1.477 perkara selama periode Oktober 2019 hingga Oktober 2020. 986 perkara di antaranya telah masuk...
Antara

KPK Eksekusi Eks Bupati Talaud ke LP Tangerang

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 26 Oktober 2020, 22:15 WIB
Sri Wahyumi terbukti menerima suap dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo melalui orang kepercayaannya Benhur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya