Aksi People Power Bisa Jadi Gerakan Makar

Penulis: Lina Herlina Pada: Senin, 20 Mei 2019, 15:38 WIB Politik dan Hukum
Aksi People Power Bisa Jadi Gerakan Makar

Antara
Kapolda Sulsel Irjen Hamidin (dua dari kiri) menegaskan bahwa people power bisa jadi gerakan makar apabila melanggar undang-undang.

KAPOLDA Sulawesi Selatan Irjen Hamidin menilai aksi people power yang rencananya digelar pada Rabu (22/5) bisa dianggap sebagai gerakan makar. Apabila tidak dilakukan sesuai aturan berlaku.

Terlebih kata Hamidin, jika aksi people power ini berupa aksi yang sengaja untuk menggulingkan pemerintahan yang sah saat ini. Rencana aksi people power yang digaungkan salah satu tokoh politik nasional, bisa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat yang bisa berimplikasi pada keamanan.

"Dianggap sebagai gerakan makar apabila tidak mematuhi aturan yang berlaku. Juga jika niatan dari aksi people power ini untuk menggulingkan pemimpin yang sah saat ini. Mala itu sudah mengarah ke pergerakan makar," tegas Hamidin, Senin (20/5).

baca juga: Gerbang Tol Cikampek Utama Beroperasi 23 Mei

Hamidin mengimbau, kepada personel yang bertugas dalam pengamanan untuk senantiasa menjunjung tinggi kearifan lokal yang ada. Agar tidak ada gejolak yang terjadi di tengah masyarakat.

"Tapi kalau ada ganguan, jangan ragu untuk bertindak. Lakukan sesuai prosedur yang berlaku dan selalu melakukan koordinasi dengan pimpinan," tegas Hamidin. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More