Senin 20 Mei 2019, 15:12 WIB

Moeldoko: Aksi 22 Mei Disusupi Kelompok Teroris

Rudy Polycarpus | Politik dan Hukum
Moeldoko: Aksi 22 Mei Disusupi Kelompok Teroris

MI/Rommy Pujianto
Kepala Staf Presiden Moeldoko

 

KEPALA Staf Presiden Moeldoko menyinyalir ada kelompok teroris yang ingin memanfaatkan situasi pengerahan massa menjelang pengumuman hasil rekapitulasi pemilu 22 Mei.

Kelompok tersebut, jelas Moeldoko, berupaya memancing kerusuhan di tengah lautan massa yang akan menghadiri aksi protes tersebut.

"Ada kelompok teroris, kelompok yang ingin membuat trigger ya menjadikan martir, sehingga nanti akan menjadi titik awal melakukan anarkis. Senjatanya sudah kami sita," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/5).

Baca juga: Moeldoko Endus Ada Upaya Sistematis Manfaatkan Pengerahan Massa

Ia menegaskan aparat kepolisian sudah menangkap sejumlah terduga teroris berikut senjata. Termasuk upaya penyeludupan senjata yang berhasil digagalkan intelijen.

"Tujuannya untuk mengacaukan situasi. Bisa menembak ke kerumunan akhirnya seolah-olah tembakan dari aparat kemananan, TNI-Polri. Itu menjadi trigger berawalnya sebuah kondisi chaos," tandas mantan Panglima TNI itu.

Menimang situasi tersebut, Moeldoko mengimbau masyarakat menghindari pusat keramaian 22 Mei. Pasalnya, kendati kepolisian telah melakukan tindakan preventif, potensi ancaman masih tetap ada.

"Semua yang kami katakan bukan bualan, bukan nakut-nakutin. Kami justru memberikan informasi yang sesungguhnya pada masyaraat agar bisa menentukan harus bagaimana. Kalau memang menuju pada suatu area tertentu membahayakan, ya jangan datang," tuturnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More