Senin 20 Mei 2019, 07:35 WIB

Pengumuman Rekap Tetap 22 Mei

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Pengumuman Rekap Tetap 22 Mei

ANTARA
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akan tetap menetapkan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 pada 22 Mei 2019 kendati rekapitulasi di tingkat nasional rampung lebih cepat. Hingga pukul 20.00 WIB tadi malam, tinggal empat provinsi, yaitu Riau, Sumatra Utara, Maluku, dan Papua, yang belum tuntas.

Menurut komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, setelah merampungkan rekapitulasi 34 provinsi, pihaknya masih harus nenyelesaikan penandatanganan berita acara (BA) hasil seluruh rekapitulasi Pemilu 2019.

"Penandatanganan berita acara itu ratusan bahkan ribuan lembar yang belum selesai. Bukan hanya kami komisioner bertujuh yang tanda tangan, melainkan juga semua saksi (yang bersedia tanda tangan). Itu butuh beberapa hari. Jadi sepertinya tetap 22 Mei baru selesai," ujarnya saat dihubungi, kemarin.

Pramono memberikan contoh pihaknya harus mendatangani empat berita acara hasil rekapitulasi Kalimantan Barat. Tiap provinsi memiliki jumlah berkas berbeda-beda.

"Di Kalbar, misalnya, 1 BA (berita acara) pilpres, 1 BA DPD, 2 BA DPR (2 dapil). Tiap BA ada 6-10 halaman, yang tiap halaman harus ditandatangani. Terlebih kalau di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang dapilnya banyak. Bisa berlipat-lipat (BA)," terangnya.

Kemarin, KPU merampungkan rekapitulasi Sulawesi Selatan, ditambah rekapitulasi pemilu luar negeri Kuala Lumpur, Malaysia. Di Sulsel, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul dengan 2.809.393 suara (57,02%) dari pasangan nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang meraih 2.117.591 (42,98%).

Bila diakumulasi 30 provinsi, paslon 01 Jokowi-Amin masih memimpin dengan 76.230.430 suara (55,08%). Mereka meraih kemenangan di 18 provinsi. Adapun paslon 02 Prabowo-Sandi mendapatkan 62.175.128 suara (44,92%), dengan kemenangan di 12 provinsi. Jokowi-Amin unggul dengan selisih lebih dari 14 juta suara.

Selamati Jokowi

Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan selamat kepada calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin atas kemenangan pada Pilpres 2019. Meski belum ada pengumuman resmi, Zulhas yakin paslon nomor urut 01 itu menang.

"Sampaikan salam saya kepada Pak Kiai (Ma'ruf Amin), sampaikan salam saya ke dia. Ucapan selamat pada Pak Kiai dan Pak Jokowi. Belum ada pengumuman resmi, tapi tanda-tanda sudah kelihatan," kata Zulhas yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), salah salah satu partai pendukung paslon 02 Prabowo-Sandiaga, di Jakarta, kemarin.

Namun, Zulhas tetap meminta Jokowi-Amin tidak terburu-buru mengklaim kemenangan. Dia meminta Jokowi-Amin sabar menunggu hasil akhir dari penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.

Ia mengaku tidak memusingkan paslon yang menjadi pemenang pilpres nanti. Dia lebih ingin presiden terpilih bisa mempersatukan kembali bangsa Indonesia seperti sedia kala.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, kepada Media Indonesia mengatakan tidak mempermasalahkan sikap Zulkifli yang menyelamati paslon 01. "Kami tidak mau pu-sing dengan apa yang beliau sampaikan. Yang pasti kami di BPN sedang fokus mengawasi rekapitulasi sampai akhir, tetap berjuang secara konstitusional melalui Bawaslu dan juga gerakan rakyat untuk memastikan pemilu ini jujur dan adil." (Medcom/Ths/P-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More