Senin 20 Mei 2019, 03:50 WIB

Nirina Zubir Mengenal Leluhur lewat Kuliner

Abdillah Marzuqi | Humaniora
Nirina Zubir Mengenal Leluhur lewat Kuliner

DOK INSTAGRAM @NIRINAZUBI
Nirina Zubir

 

DI tengah kesibukannya, aktris dan presenter Nirina Zubir selalu menyempatkan memasak untuk keluar­ganya. Kegiatan itu pun dilakoni pemeran Emak di film Keluarga Cemara ini di bulan Ramadan ini.

Ditemui di sela-sela acara peluncuran Bango Bumbu Kuliner Nusantara di Rumah Maroko, Jakarta, Kamis (16/5), Nirina menuturkan jika menu masakannya berasal dari berbagai daerah Nusantara. Bukan sekadar untuk memuaskan lidah, perempuan berusia 39 tahun ini punya filosofi tersendiri lewat masakannya.

“Menurut saya, rumah adalah awal penting untuk mengajak mereka mencintai aneka kuliner kebanggaan kita semua. Jadi, sebisa mungkin saya menyempatkan diri untuk memasak hidangan khas dari berbagai daerah sebagai bentuk cinta sekaligus kontribusi saya untuk ikut melestarikan kuliner Nusantara,” terang istri dari gitaris grup band Cokelat, Ernest Fardiyan Syarif.

Kedua anak mereka, dikatakan Nirina, juga menyukai masakan Indonesia. Bahkan, mereka kini sedang kerajingan tempe yang hanya diiris tipis dan digoreng. Lauk itu diminta setiap hari oleh mereka.
Nirina pun mengaku bangga dengan anak-anaknya yang begitu menyukai makanan khas Indonesia.
Lewat kuliner pula, perempuan yang memulai kariernya sebagai VJ MTV ini berusaha mengenalkan tanah dan budaya leluhur.

Berdarah Minang, Nirina mulai mengenalkan masakan Padang ke anak-anaknya yang masing-masing berusia 9 tahun dan 7 tahun. “Jadi gurih lagi, aku kenalin sama mereka sedikit-sedikit, lagi mulai ngenalin pedas. Tapi lagi bertahap sih, karena mereka masih belum terlalu Padang banget ya. Pengen sih mem-Padang-kan mereka,” ujarnya sembari tertawa lepas.

Meski begitu, ia pun buru-buru menjelaskan jika mengenalkan makanan leluhur bukan pula berarti posesif hanya kepada kuliner satu daerah, melainkan kekayaan kuliner Indonesia sesungguhnya merupakan anugerah yang pantas disyukuri dengan ikut mengenal aneka macamnya.


Pertualangan kuliner

Nirina menuturkan jika kuliner ikut mewarnai pertualangan liburan keluarganya. Hal ini salah satunya terjadi di malam Tahun Baru lalu.

Setelah mengisi acara di Ancol, ia dan suami ingin mengajak buah hati mereka liburan spontan yang seru. Jadilah mereka pergi ke Semarang via tol yang belum lama dioperasikan.

Sesampai di Semarang, mereka mengajak anak sarapan kuliner autentik, nasi ayam.

“Jadi, waktu itu mau nyari sarapan. Setelah searching makanan khasnya itu nasi ayam. Mereka lihat banyak yang antre. Mereka bilang, Mami, mereka pakai tangan. Saya bilang, ini autentik,” tutur Nirina.

Meski awalnya kaget, kedua buah hati mereka akhirnya bisa menikmati dan senang mengenal makanan daerah lain.

Nirina mengaku juga ingin mengajak keluar­ganya untuk keliling Indonesia. Melalui perjalanan itu, Nirina ingin memperkenalkan sekaligus membingkai keindahan dari setiap jengkal Indonesia.

“Jadi, di situ banyak hal yang pengen Nirina ajarkan ke anak-anak. Budaya pengen dikenal­in ke anak-anak, makanan juga, tempat wisata. Jadi, wisata itu tujuannya adalah maksudnya untuk mereka bangga dengan Indonesia gitu,” tambahnya.

Nirina berharap anak-anaknya akan tahu Indonesia lalu kecintaan mereka pun tumbuh. Mereka akan tahu rupa-rupa Indonesia, tidak hanya seperti gambaran Kota Jakarta dengan pendingin udara di setiap ruang ataupun keramik mengilat yang menutup lantai.

“Jadi, istilahnya pengen tumbuh rasa apresiatif, menghargai, dan bangga. Karena hal-hal itu kan bukan sesuatu yang bisa kita ajarkan dengan kata-kata gitu. Jadi, kita ajarkan dengan diajak, terus dicontohkan,” pungkasnya. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More