Kembali Jadi Superhero bagi Tim Warrior

Penulis: mediaindonesia Pada: Senin, 20 Mei 2019, 04:40 WIB Olahraga
 Kembali Jadi Superhero bagi Tim Warrior

AFP
GOLDEN-STATE-WARRIORS-V-PORTLAND-TRAIL-BLAZERS

LAJU juara bertahan dua kali Liga NBA, Golden State Warriors, masih belum terbendung. Pada laga ketiga babak final play-off di Wilayah Barat Warriors kembali membungkam sang rival, Portland Trail Blazers, dengan skor 110-99.

Pada laga ketiga yang berlangsung di Moda Center, Portland, Oregon, Amerika Serikat (AS), Sabtu (18/5) waktu setempat, tuan rumah Blazers melakukan inisiatif menggempur tamu mereka sejak kuarter pertama.

Di dua kuarter awal skuat Terry Stotts pun mampu mengungguli tamu mereka dengan skor 66-53. Dengan serangan bergelombang, Warriors mulai menyamakan kedudukan dan unggul pada kuarter ketiga.

Namun, dengan dukungan penuh dari para suporter mereka, tim tuan rumah tak menyerah begitu saja. Pasukan Scotts pun tak mau menyia-nyiakan dan berharap bisa membalas dua kekalahan di laga sebelumnya.

Dalam laga yang diwarnai kejar-mengejar angka, dengan dimotori sang bintang Stephen Curry, Warriors tampil militan dan pantang menyerah. Akhirnya tim yang telah mengoleksi enam gelar juara Liga NBA tersebut bisa membalikkan keadaan menjadi 110-99 untuk skuat Steve Kerr.

Dua bintang Warriors yang tampil luar biasa ialah sang bintang, Steph, sapaan akrab Stephen Curry, dan Draymond Green. Bahkan forward Green menorehkan sejarah dengan membukukan triple-double selama berlaga di babak play-off ketujuh. Green menyumbang 20 poin, 13 rebounds, dan 12 assists.

Namun, sang bintang, Steph masih tetap menjadi superhero bagi Warriors. Dalam laga ketiga, Warriors tak memberikan peluang kepada Blazers untuk menang. Itu tidak terlepas dari peran Steph, pemain yang telah dua kali dinobatkan sebagai NBA most valuable player.

Dalam laga ketiga, Steph yang turut membawa Warriors meraih tiga juara Liga NBA menjadi kontributor tertinggi dengan 36 poin.

Point guard berusia 31 tahun tersebut tidak hanya menjadi penyumbang poin tertinggi. Bahkan, dengan tembakan yang menghasilkan 21 dari 36 poin, Steph mampu membawa Warriors mengungguli Blazers.

Ketika ditanya soal kunci mampu bangkit dari ketinggalan angka, Steph mengatakan, "Tidak panik."

"Namun, Anda juga tidak menang tanpa ada persaingan ketat dan insting membunuh dan taktik lain berbeda ialah cara untuk memenangi laga," kata Steph, kakak pemain Blazers, Seth Curry.

Pelatih Warriors, Kerr, memuji anak-anak asuhnya yang berjuang tanpa mengenal lelah dan spartan untuk memenangi laga ketiga kendati sempat tertinggal dari tim tuan rumah.

"Ini laga yang panjang," ucap Kerr. "Ini hal yang Anda perlu pelajari saat bertanding di Liga NBA untuk beberapa saat. Ada saatnya banyak goyangan dalam laga," tambah Kerr. (AFP/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More