Minggu 19 Mei 2019, 19:55 WIB

BPN Bantah Bagian dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
BPN Bantah Bagian dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat

MI/Susanto
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga (BPN), Andre Rosiade

 

JURU bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga (BPN), Andre Rosiade, mengatakan, Aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat yang rencananya digelar di Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum pada 22 Mei mendatang bukan mengatasnamakan BPN Prabowo-Sandi.

Ia juga membantah aksi tersebut bagian dari rencana BPN Prabowo-Sandi dalam menyikapi hasil rekapitulasi resmi Pemilu Presiden dari KPU.

"Itu kan kedaulatan rakyat, jadi dari rakyat, lah. Kalau dari BPN, BPN dong di judulnya. Tapi, ini gerakan kedaulatan rakyat, ya, kan?" kata Andre, ketika dihubungi, Minggu (19/5).

Meski dalam gerakan tersebut diinisiasi oleh tokoh pendukung Prabowo-Sandi yang juga ada di pengurus BPN, seperti Amien Rais, Rizal Ramli, dan Titiek Soeharto, tetapi Andre menegaskan hal tersebut berada dalam ranah yang berbeda dan di luar tanggung jawab BPN.

"Memang dalam aksi tersebut juga ada tokoh pendukung Prabowo-Sandi, tapi itu kita serahkan kembali ke teman-teman Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat," kata Andre.


Baca juga: Jokowi Soal 22 Mei: Sudahlah Jangan Aneh-Aneh


Andre menegaskan, meski di luar tanggung jawab BPN, pihaknya tetap mengimbau pendukung Prabowo-Sandi menyuarakan pendapat berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku. Ia juga mengharapkan aksi besok dapat berjalan dengan kondusif dan damai.

"Yang jelas kami mengimbau kepada rakyat untuk tetap damai, tetap konstitusional. Demonstrasi itu hak konstitusi, dilindungi undang undang, tapi demonya harus damai, kondusif," kata Andre.

Andre menegaskan pihaknya hingga saat ini berfokus menyelesaikan laporan kecurangan di Bawaslu.

Sebelumnya, Amien Rais mengganti istilah people power yang selama ini digunakan untuk memprotes kecurangan Pemilu 2019. Amien Rais memutuskan mengubah istilah tersebut menjadi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) yang dideklarasikan di Rumah Perjuangan Rakyat, Jakarta Pusat, Jumat (17/5) kemarin.

Koordinator GNKR Jumhur Hidayat mengatakan menggelar aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Jakara Pusat. Aksi bakal digelar pada 21-22 Mei mendatang. (OL-1)

Baca Juga

Ist/DPR

Berbagi Pengalaman Menghadapi Covid-19 dengan Beberapa Negara

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:02 WIB
Adalah 41 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLV Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang...
Antara/Septianda Perdana

KSP Minta Tokoh Masyarakat Ikut Kampanyekan Protokol Kesehatan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 05 Juni 2020, 20:14 WIB
Moeldoko menyebut protokol kesehatan pada masa kenormalan baru harus menjadi pola hidup baru di...
Ilustrasi

Densus 88 Amankan Satu Terduga Teroris dan Bahan Peledak

👤Antara 🕔Jumat 05 Juni 2020, 18:40 WIB
Densus 88 bersama Tim Gabungan Resmob dan Datasemen Khusus Antiteror Polda Kalbar mengamankan terduga teroris berinisial AR (21) beserta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya