Tips Membesarkan Anak yang Bahagia

Penulis: Kumara Anggita Pada: Minggu, 19 Mei 2019, 19:10 WIB Humaniora
Tips Membesarkan Anak yang Bahagia

Ilustrasi
Ibu dan anak

SEMUA  orang tua ingin membesarkan anaknya menjadi sosok yang bahagia. Namun hal ini bukanlah membalikkan telapak tangan, sebab dibutuhkan kesadaran yang besar dalam kehidupan sehari-hari.
 
Untuk Anda yang belum memiliki bayangan seperti apa, Anda bisa membiasakan beberapa hal pada anak Anda yang terkasih. Tak membutuhkan banyak uang dan tenaga, namun keniatan, kesabaran, dan rasa yang tulus. Seperti beberapa cara membuat anak bahagia yang dilansir dari Reader's Digest:


Ajarkan rasa terima kasih
Bantu anak Anda menghargai hal-hal yang terjadi di kehidupan sehari-hari dengan mengucapkan terima kasih mulai saat ini. Apakah itu kesempatan untuk bermain bola di taman bersama, menonton matahari terbenam yang indah, atau memetik stroberi segar, ucapkan terima kasih dan anak Anda akan mengikuti usaha Anda. Ketika orang tua menunjukkan rasa terima kasih, anak-anak mereka tumbuh lebih antusias, gembira, tertarik, dan terlibat dalam dunia di sekitar mereka.


Dengarkan anak Anda
Jika anak Anda pulang dari sekolah dan merasa kesal oleh situasi atau kelakuan temannya, maka yang perlu Anda lakukan adalah tak langsung mengkritiknya. Melainkan katakan padanya untuk tidak berbicara negatif.

Upaya mengkritik hanya akan membuatnya menekan perasaannya yang tidak bahagia. Sebaliknya, dengarkan dia dan akui emosinya. Ketika anak-anak merasa bahwa orang tua mereka memahaminya, mereka lebih bahagia.


Ciptakan rutinitas
Seorang penulis Adolescent Girls in Crisis, Martha B. Straus, Ph.D menyatakan bahwa ritual dan rutinitas harian adalah dengan melakukan beberapa cara paling mendasar untuk menanamkan rasa aman dan senang.
 
Sebuah tinjauan 50 tahun penelitian tentang rutinitas keluarga dalam Journal of Family Psychology menemukan bahwa, ritual seperti makan keluarga dan rutinitas tidur membantu anak-anak merasa aman, memperkuat ikatan keluarga, dan mengarah pada produktivitas yang lebih besar.


Ajari anak Anda untuk melakukan hal-hal yang bermakna
Seiring bertambahnya usia balita jangan lupa untuk ajari dia membantu orang lain. Penelitian menunjukkan jika orang yang memiliki makna dalam hidup mereka, maka rasa tertekannya berkurang. Misalnya, kerja untuk amal dan membantu orang lain dapat membantu membuat hidup lebih bermakna.
 
Bahkan anak kecil pun bisa mendapat manfaat dari pelajaran ini. Misalnya, anak-anak dapat membantu mengumpulkan perlengkapan sekolah untuk anak-anak yang kehilangan rumah karena bencana alam. Bahkan membantu dengan pekerjaan rumah tangga sederhana, seperti meletakkan pakaian kotor di keranjang, dapat membantu anak Anda merasa bahwa dia berkontribusi.


Menjadi panutan
Ini adalah yang terpenting karena Anak Anda mencontohkan perilaku Anda, dan dia bisa tahu kapan Anda tidak bahagia. Berusahalah untuk benar-benar positif di sekitar anak Anda.  (Medcom/OL-9)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More