Sabtu 18 Mei 2019, 09:10 WIB

Sandiaga Menentang Ajakan Arief Poyuono

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Sandiaga Menentang Ajakan Arief Poyuono

MI/Dwi Apriani
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno

 

CALON wakil presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Uno, menentang keras ajakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, untuk tidak membayar pajak. Sandi menilai pernyataan Arief Poyuono itu tidak sejalan dengan pemikirannya.

Menurutnya, Arief tidak sepantasnya meminta pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno un­­tuk tidak membayar pajak kepada pemerintahan hasil Pemilu 2019 yang dianggap tidak sah.

“Kepentingan negara dan bangsa jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kepentingan politik. Tentu saya sangat tidak mendukung,” ka­­­ta Sandiaga Uno seusai seminar di Palembang, Sumatra Selatan, ke­­marin.

Menurut Sandiaga, dalam keadaan ekonomi sedang lemah dan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit hingga US$2,5 miliar, pemerintah justru tengah membutuhkan peningkatan tax ratio.

Ia menuturkan, setelah berdiskusi dengan Menteri Keuangan Sri Mul­yani diketahui bahwa penerimaan negara sangat kurang dalam empat bulan terakhir.

Karena itu, dengan kondisi seperti saat ini, Sandiaga meminta agar warga negara Indonesia untuk taat dalam membayar pajak.

“Saya tegaskan negara lagi sulit. Ibu Sri Mulyani menyatakan pe­­ne­rimaan negara kurang dan kita bu­tuh sekali peningkatan tax ratio. Karena kalau rendah dan penerima­an negara kurang, akhirnya ekonomi bergerak lebih lambat lagi,” jelasnya.

“Program-program juga akan tertun­da. Untuk itu, kita harus melaksanakan kewajiban sebagai warga negara untuk membayar pajak, apalagi dalam keadaan ekonomi seperti se­karang.”

Menanggapi ajak Arief Poyuono itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tak khawatir. Alasannya, ba­nyak politikus lain yang tak setuju dengan seruan Arief itu.

“Kalau saya lihat di antara teman-teman politikus sendiri juga sudah pada berkomentar. Jadi, saya tetap berharap bahwa masih banyak yang memiliki cara pendekatan ke negarawanan yang baik,” ujar Sri Mulyani, kamis (16/5).

Sebelumnya Arief juga mengeluar­kan pernyataan panas, yakni memin-ta Demokrat keluar dari koalisi ka­rena tidak berkontribusi dalam memenangkan 02. (Mal/Ins/DW/P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More