Kamis 16 Mei 2019, 19:22 WIB

Suasana Pascapemilu Panas, 50 Rektor se-Sumut Sampaikan Sikap

Puji Santoso | Nusantara
Suasana Pascapemilu Panas, 50 Rektor se-Sumut Sampaikan Sikap

MI/Puji Santoso
Pernyataan sikap 50 rektor PTN dan PTS se-Sumatra Utara menyikapi suasanya pascapemilu.

 

SEBANYAK 50 rektor perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) se-Sumatra Utara serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumatra Utara Prof. Dian Armanto mengimbau kepada penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP agar menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional.

Hal itu berdasarkan azas-azas mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan amanah.

Imbauan tersebut merupakan satu dari lima butir dari pernyataan sikap para rektor PTN dan PTS se-Sumatra Utara yang dibacakan rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Runtung Sitepu di kantor Biro Rektor USU, Kampus Padangbulan, Medan, Sumatra Utara, Kamis (16/5).

Pernyataan sikap para rektor tersebut menyikapi semakin menghangatnya suhu politik di tanah air pascapemungutan suara pemilu presiden dan pemilu legislatif. Pasalnya, suhu politik yang terus memanas berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Para pemimpin perguruan tinggi itu, juga mengimbau kepada seluruh insan sivitas akademika, seluruh selemen masyarakat dan para elite politik untuk memberikan kesempatan kepada KPU untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Hal itu sebagaimana diatur dalam perundang-undangan hingga pengumuman resmi hasil pemilu 2019-2024 nantinya.

Baca juga: Kontestan Pemilu Diimbau Bersikap Negarawan

Para rektor juga menghimbau kepada insan sivitas akademika seluruh elemen masyarakat dan para elit politik untuk tidak mudah terprovokasi oleh sikap atau ajakan dari sekelompok orang yang ingin mengacaukan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI

Selain itu, para pimpinan perguruan tinggi itu juga mengimbau kepada pihak-pihak yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu atau terjadi sengketa dalam proses pemilu agar menempuh upaya hukum. Tujuannya agar penyelesaian temuan-temuan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain dihadiri Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, pembacaan sikap ini dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Prof. DR. Dian Armanto, Rektor Universitas Negeri Medan Prof Dr Syawal Gultom, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) Dr. Rudianto, Rektor Universitas Al Washliyah Hardi Mulyono, Rektor Universitas Katolik Santo Thomas (Unika) Medan Dr. Frietz R. Tambunan, Rektor Universitas HKBP Nommensen Dr Haposan Siallagan, dan para rektor dari PTN dan PTS lainnya di Sumatra Utara. (A-4)

Baca Juga

Istimewa

Warga Bantaran Sungai Waspadai Banjir

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 26 November 2020, 08:38 WIB
BPBD Kota Ternnate mengeluarkan peringatan bagi warga yang bermukim di bantaran sungai untuk mewaspadai musim hujan dan...
MI/Djoko Sardjono

Pengungsi Merapi masih Bertahan

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 26 November 2020, 08:28 WIB
Sebanyak 375 pengungsi erupsi Gunung Merapi masih bertahan barak Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang,...
MI/Supardji Rasban

Hasil Tracking, Pejabat Brebes Positif Covid-19 Bertambah

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 26 November 2020, 07:12 WIB
Hasil tracking pejabat di lingkungan Pemkab Brebes terkonfirmasi positif covid-19 usai tour Bromo-Malang, bertambah dari 10 orang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya