Kamis 16 Mei 2019, 19:11 WIB

Ekspor Sawit Turun, Industri Hilir Wajib Jadi Primadona

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Ekspor Sawit Turun, Industri Hilir Wajib Jadi Primadona

Antara Foto
Warga membawa hasil panen kelapa sawit di lahan perkebunan Danau Lamo, Maro Sebo, Muarojambi, Jambi, 2 Desember 2018.

 

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) memproyeksikan kinerja ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sepanjang semester pertama sebesar 17,4 juta ton. Angka tersebut lebih rendah dari realisasi periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 18,4 juta ton.

Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga mengungkapkan pasar luar negeri sudah mulai jenuh dengan CPO. Hal itu diperparah dengan terbatasnya kapasitas refinery atau kilang minyak sawit mentah di negara-negara tujuan ekspor.

Dengan begitu, pengadaan barang pun dibuat menyesuaikan dengan kapasitas yang ada.

"Mereka itu sudah terlewat manja. Lebih suka impor produk jadi. Mereka tidak mau repot-repot bangun refinery, kelola limbah. Sementara, kita ini sebagian besar ekspornya masih berupa CPO, masih mentah," ujar Sahat dalam acara Buka Puasa Bersama GIMNI di Jakarta, Kamis (16/5).

Maka dari itu, ia mendesak agar pemerintah memberikan insentif yang signifikan kepada industri hilir kelapa sawit. "Indonesia tidak bisa hanya bergantung lagi pada CPO. Harus ada perubahan masif ke arah hilir," tuturnya.

Di samping itu, ia juga meminta pemerintah untuk kembali menerapkan pungutan ekspor terhadap produk sawit tidak peduli berapapun harga komoditas itu saat ini di level global.

Dalam penarikan pungutan, ia pun merekomendasikan pemerintah untuk menerapkan tarif yang berbeda antara produk mentah dan jadi. "Produk mentah harus lebih tinggi dari produk jadi. Yang mentah harus direm yang hilir dilancarkan," tandasnya. (Pra/A-5)

Baca Juga

MI/Rommy Pujianto

Laporan Keuangan BI Tahun 2019 Raih Opini WTP dari BPK

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 27 Mei 2020, 07:00 WIB
Opini WTP itu diketahui telah dicapai selama 17 tahun terakhir secara...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Bursa Bergairah Sambut New Normal

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 27 Mei 2020, 06:20 WIB
Perlu ada redesain perekonomian Indonesia pasca-pandemi covid-19 ini berlalu dengan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan,...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Cegah Rugi, Harga BBM tidak Diturunkan

👤Ant/E-3 🕔Rabu 27 Mei 2020, 06:05 WIB
PT Pertamina memiliki sejumlah alasan tidak menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) di saat harga minyak dunia mengalami penurunan serta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya