Kamis 16 Mei 2019, 17:31 WIB

Tahun ini Jokowi Bayar Zakat Rp55 Juta

Rudy Polycarpus | Humaniora
Tahun ini Jokowi Bayar Zakat Rp55 Juta

MI/RAMDANI
Presiden Joko Widodo menerima bukti peneyerahan zakat dari petugas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

 

PRESIDEN Joko Widodo bersama pimpinan lembaga negara, menteri, dan anggota Kabinet Kerja membayar zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, (16/5).

Presiden membayar zakat sebesar Rp55 juta. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp50 juta.

"Alhamdulillah pengumpulan dan penyaluran zakat yang dilakukan Baznas sejak 2016 lalu di Istana telah berjalan rutin dan ini dapat menjadi pilar penguatan keuangan syariah," kata Jokowi dalam sambutannya.

Zakat, sambung Presiden, sangat penting untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Menurut dia, potensi pengumpulan zakat di Indonesia cukup besar, yaitu Rp232 triliun. Namun, pengumpulan zakat yang baru masuk ke Baznas baru sebesar Rp8,1 triliun.

Di sisi lain, Jokowi mengatakan pertumbuhan zakat nasional sebesar 26,64%. Ia berharap, pertumbuhan yang besar itu menjadi lompatan pengumpulan dan penyaluran zakat di Indonesia.

"Saya mengajak kepada para muzaki, untuk memberikan zakat melalui Baznas. Sesuai usul dari pak ketua (Baznas) nanti menteri agama, apakah sudah waktunya untuk dibuatkan perpres bagi ASN (membayar zakat). Kalau dianggap sudah perlu ya dorong ke meja saya," tandasnya.

Sementara, Ketua Baznas Bambang Soedibyo mengapresiasi Presiden Jokowi yang konsisten dalam menunaikan kewajibannya sebagai umat Muslim.

Menurut dia, konsistensi Jokowi dapat menjadi tauladan sebagai pemimpin.

"Agar gaung acara ini terasa di seluruh Indonesia, kepala daerah dan SKPD serta BUMD bekerjasama dengan Baznas juga menggelar acara yang sama. Semoga keteladanan pemimpin muslim ini diridai Allah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terutam menurunkan tingkat kemiskinan," pungkas Bambang.

Menteri dan kepala lembaga yang turut menunaikan zakat, yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy.

Tampak pula Antara lain Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Jaksa Agung Prasetyo. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More