Singgih, Peternak Ayam yang Melenggang ke Senayan

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Kamis, 16 Mei 2019, 15:51 WIB Politik dan Hukum
Singgih, Peternak Ayam yang Melenggang ke Senayan

Ist
Singgih Januratmoko (kanan) sedang melakukan pemeliharaan berkala terhadap unggas-unggas di peternakannya, Yogyakarta.

PETERNAK kini resmi memiliki perwakilan yang berasal dari salah satu dari mereka di DPR RI. Dia adalah Singgih Januratmoko, orang pertama dari kalangan peternak yang terpilih sebagai wakil rakyat di Senayan.

Menjadi anggota DPR bukanlah mimpinya. Sedari dulu, Singgih ingin memiliki bisnis di sektor perunggasan, melanjutkan perjuangan orangtua.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, industri tersebut mengalami banyak hambatan yang menurutnya hampir sama sekali belum tersentuh solusi. Akhirnya, ketika industri unggas begejolak, para peternak rakyatlah yang paling mengalami kerugian.

Salah satu permasalahan yang masih terjadi sampai sekarang adalah terkait harga jual di tingkat peternak.

Selama delapan bulan, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) itu menyebut para peternak tidak mendapatkan untung karena harga penjualan selalu berada di bawah harga pokok produksi yang rata-rata sebesar Rp18.000 per kilogram.

Hal itu terjadi karena stok yang beredar di pasar becek atau pasar rakyat sangat melimpah.

"Ini karena integrator, perusahaan besar, masuk ke semua lini usaha peternakan, mulai dari budi daya di hingga produksi olahan di hilir," ujar Singgih kepada Meda Indonesia, Kamis (16/5).

Sedianya dalam sektor peternakan unggas, terdapat tiga segmen usaha yakni hulu, budi daya dan hilir.

Di hulu, terdapat usaha pembibitan, pakan dan obat-obatan. Kemudian ada budi daya dan di hilir yang berurusan dengan pasar.

Seluruh segmen itu, ucap Singgih, sudah dikuasai integrator sehingga peternak kecil tidak bisa bersaing.

Sedianya, dulu, pergerakan integrator dibatasi Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 1990 tentang Pembinaan Usaha Peternakan Ayam Ras. Di dalam beleid itu disebutkan bahwa usaha budi daya ayam ras diutamakan bagi peternakan rakyat, perorangan, kelompok maupun koperasi.

Perusahaan peternakan swasta nasional dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) bisa ikut melakukan budi daya, dengan syarat harus bermitra dengan usaha peternakan ayam ras rakyat selambat-lambatnya tiga tahun.

Perusahaan besar juga wajib menyediakan sarana produksi serta memasarkan hasil usaha peternakan rakyat, membantu penyediaan modal kerja dan investasi untuk usaha kerjasama.

Lebih jauh dari itu, pemerintah menentukan lokasi budi daya dan mengatur pasar bagi produk yang dihasilkan perusahaan besar. Sekurang-kurangnya 65% dari hasil produksi harus ditujukan untuk pasar ekspor.

Dengan begitu, integrator tidak hanya tumbuh besar sendiri. Mereka turut mendorong peternakan rakyat. Produk yang dihasilkan integrator juga tidak akan dipasarkan di pasar yang sama sehingga tidak menggerus pasar peternakan rakyat

Namun, Keppres 20 Tahun 1990 dicabut pada 1999 hingga akhirnya terjadi kekacauan pada tata niaga ayam ras. Kini 80% pangsa pasar komoditas itu dikuasai integrator yang akhirnya membuat banyak peternakan rakyat berguguran.

Persoalan itu yang membulatkan tekad dia untuk turun tangan langsung. Memberi solusi konkret kepada pemerintah melalui poros Senayan.

"Karena selama ini persoalan unggas itu tidak pernah ada yang tuntas. Tidak ada yang bisa memperjuangkan sampai beres. Mungkin karena industri ini tidak ada nilainya ya, selalu kalah oleh tanaman pangan dan perkebunan. Atau mungkin karena wakil rakyat tidak ada yang paham bagaimana situasi sebenarnya. Mereka hanya meraba-raba kulitnya saja Semua yang dibahas di rapat tidak ada yang menyentuh inti persoalan. Ini yang membuat saya harus berjuang sendiri," jelasnya.

Baca juga: Peternak Ayam Mandiri Adukan Nasib ke Ombudsman

Dengan kehadiran orang yang benar-benar paham terkait teori dan praktik dilapangan, diharapkan parlemen bisa lebih vokal dan solutif terhadap berbagai masalah di sektor pertenakan dan industri tersebut bisa maju mendorong kesejahteraan peternak.

Singgih lolos ke Senayan setelah memenangi pertarungan politik melalui Partai Golkar di daerah pemilihan Jawa Tengah V. Dari daerah tersebut, dia mengantongi 96 ribu suara. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More