Kabinet Baru Diharapkan Diisi Sosok Kompeten

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Kamis, 16 Mei 2019, 10:20 WIB Politik dan Hukum
Kabinet Baru Diharapkan Diisi Sosok Kompeten

Dok. Pribadi
Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie

PENGUMUMAN hasil Pilpres 2019 tinggal sepekan lagi. Presiden terpilih diharapkan memilih dan mengangkat anggota kabinet yang kompeten dan memiliki integritas untuk mendukung program kerja pemerintah ke depan.

"Membentuk kabinet harus memakai rumus right man and the right place," kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, di Jakarta, kemarin.

Jerry mengatakan di era Presiden Joko Widodo, terjadi empat kali perombakan kabinet. Namun, menteri yang diganti kerap kali bukan ahli di bidang tersebut.

Dia mencontohkan peng-angkatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan. Jerry menilai hal itu tak tepat lantaran Ignasius bukan ahli di bidang ESDM. "Pakar bidang ESDM, misalnya politikus dari NasDem, Kurtubi," ujarnya.

Selain itu, lanjut Jerry, posisi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman juga dinilai kurang tepat. Pasalnya, Luhut berlatar belakang perwira tinggi TNI.

Di sisi lain, dia mengapresiasi beberapa menteri di era kepemimpinan Jokowi. Misalnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Dia mengatakan Susi berhasil menempati posisi itu. Buktinya, Susi mampu membakar dan menenggelamkan 488 kapal asing. "Juga ada peningkatkan kualitas ekspor ikan laut dan menciptakan kesejahteraan bagi nelayan," imbuhnya.

Dia menyarankan agar ke depannya posisi menteri dise-leksi secara lebih ketat. Misalnya, dengan melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan.

"Menteri yang diangkat harus diseleksi ketat dengan uji kepatutan dan kelayakan. Ini penting agar pemerintahan Jokowi lebih berhasil lagi lima tahun ke depan," pungkasnya. (Ths/P-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More