Pertamina Kebut Proyek RDMP Balikpapan

Penulis: RO/E-2 Pada: Kamis, 16 Mei 2019, 07:50 WIB Ekonomi
Pertamina Kebut Proyek RDMP Balikpapan

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pekerja melintas di area pembangunan proyek Refinery Development Master Project (RDMP) Refinery Unit V Balikpapan

PERTAMINA tengah mengebut pengerjaan proyek revitalisasi kilang (refinery development master plan/RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur. Tujuannya meningkatkan kapasitas kilang RU V guna memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak dalam negeri.

"Kapasitas produksi akan meningkat dari 260 ribu juta barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari," kata Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu ketika meninjau kemajuan proyek itu kemarin.

Tujuan lain dari proyek RDMP Balikpapan itu di antaranya juga meningkatkan kuantitas produk kilang BBM dan Petrokimia, meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro II menjadi Euro V, meningkatkan kompleksitas NCI kilang dari 4,4 menjadi 8,8 dengan menambah unit konversi untuk menghasilkan lebih banyak produk bernilai lebih tinggi, serta meningkatkan fleksibilitas pengolahan crude.

Kapasitas Kilang Balikpapan juga akan bertambah, dari sebelumnya 260.000 barel per hari jadi 360.000 barel per hari.

Menurut Koordinator Proyek RDMP RU V Balikpapan dan Lawe-Lawe Djoko Koen Soewito, proyeknya saat ini sudah pada tahap detail enginering design. "Artinya, lahan untuk membangun kilang dan infrastruktur lainnya sudah siap," kata Djoko.

Proyek RDMP Balikpapan ditargetkan rampung pada 2023 dengan nilai investasi US$6,5 miliar. Proyek itu membutuhkan 15 ribu tenaga kerja saat konstruksi dan 2.500 saat kilang dioperasikan. Kilang Balikpapan itu diproyeksikan bakal meningkatkan GDP US$1,6 miliar.

Selain RDMP Balikpapan, Pertamina juga tengah menggenjot pengerjaan proyek RDMP Dumai, Balongan, Cilacap, serta proyek grass root refinery (GRR) Tuban dan Bontang. Tujuan dari keseluruhan proyek itu ialah meningkatkan ketahanan dan kemandirian energi nasional guna mendukung pertumbuhan industri petrokimia, sekaligus memperkuat bisnis hilir Pertamina. (RO/E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More