Kebakaran California Dipastikan karena Kabel Listrik

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 16 Mei 2019, 08:45 WIB Internasional
Kebakaran California Dipastikan karena Kabel Listrik

AFP/Josh Edelson
Kebakaran di California pada November lalu.

KABEL listrik merupakan penyebab kebakaran paling mematikan dan paling merusak sepanjang sejarah California. Hal itu diungkapkan pasukan pemadam kebakaran negara bagian Amerika Serikat itu, Rabu (15/5).

Kebakaran yang diberi nama Camp Fire itu menyebabkan 85 orang tewas pada November, menghanguskan 60 ribu hektare lahan, dan menghancurkan sekitar 19 ribu rumah serta bangunan lain. Kebakaran itu juga meluluhlantakan kota bernama Paradise.

Pacific Gas and Electric (PG & E) mengakui peralatan mereka adalah penyebab bencana itu.

Rabu (15/5), badan pencegah kebakaran negara bagian Cal Fire mengungkapkan hal itu secara resmi setelah menjalani serangkaian penyelidikan.

"Vegetasi yang sangat kering, angin yang kencang, temperatur tinggi, dan kelembaban yang rendah membuat api cempat membesar dan menyebar dengan kecepatan tinggi," ujar Cal Fire.

"Titik api kedua yang akhirnya habis terbakar juga adalah kabel listrik milik PG & E," imbuh Cal Fire.

Baca juga: Rusia-AS Sepakati Kerja Sama Tangani Konflik Suriah

Laporan lengkap tidak dirilis ke publik namun diserahkan kepada jaksa di Butte County yang akan memutuskan apakah akan mengajukan gugatan terkait kebakaran itu.

Laporan itu bisa berujung gugatan terhadap PG & E yang sebelumnya telah digugat oleh banyak warga yang kehilangan rumah dan usaha mereka.

Selain itu, PG & E juga digugat perusahaan asuransi dan asosiasi lokal setempat. Mereka menuding PG & E melakukan keteledoran kronik dalam mengelola fasilitas milik mereka.

Perusahaan itu terancam harus membayar miliaran dolar sebagai ganti rugi. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More