Bulan Menyusut dan Bergetar

Penulis: Media Indonesia Pada: Kamis, 16 Mei 2019, 07:15 WIB Humaniora
Bulan Menyusut dan Bergetar

MI/Duta
Ilustrasi MI

SELAMA beberapa dekade terakhir, para ilmuwan menetapkan bagian Bulan menyusut ketika mengalami pendinginan. Hal itu tecermin di seluruh permukaan Bulan.

Hasil analisis terbaru dari misi Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) menunjukkan masih terjadi penyusutan di Bulan sampai hari ini.

Satelit alami Bumi ini juga mengalami gempa di sepanjang sesar yang terdorong dengan batu bergetar di sekitar tebing. Kerak di permukaan Bulan cenderung rapuh sehingga mudah pecah ketika terjadi penyusutan.

Penelitian ini dimungkinkan oleh penciptaan algoritma dari proses data seismik yang diambil pada 1960-1970. Ini sekaligus memberi pencerahan baru terhadap pemahaman gempa Bulan, terutama mengenai asalnya. Penelitian turut mengonfirmasi Bulan masih mengalami aktivitas tektonik, dari pergerakan lempeng di bawah permukaan Bulan.

"Para ilmuwan memandang guncangan dan penyusutan di Bulan masih terjadi sampai saat ini,'' ujar asisten profesor geologi Universitas Maryland, Nicholas Schmerr.

''Dari sejumlah rekaman gambar, terlihat bukti gerakan terbaru, seperti batu-batu besar dan longsoran tanah yang belum lama jatuh," tambahnya. Independent/Tes/X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More