Rabu 15 Mei 2019, 21:38 WIB

Prabowo Emoh Percaya Pemilu, Jokowi: Aturan Mainnya Jelas

Rudy Polycarpus | Politik dan Hukum
Prabowo Emoh Percaya Pemilu, Jokowi: Aturan Mainnya Jelas

MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo

 

KONSTITUSI sudah mengatur mekanisme hukum bagi pihak-pihak yang tidak puas dengan pelaksanaan pemilu.

Namun, kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak menempuh mekanisme hukum untuk membuktikan klaim mereka terkait kecurangan pemilu.

Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum sehingga semua persoalan diselesaikan menurut undang-undang.

"Negara kita ini sudah ada aturan mainnya. Semuanya jelas, Konstitusinya jelas, UU-nya jelas, aturan hukumnya jelas, ya ikuti," tandasnya saat menghadiri buka puasa bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), Rabu (15/5).

Baca juga : Pernyataan BPN Ancam Demokrasi

OSO berada di sisi Jokowi saat menjawab pertanyaan media. OSO menimpali jika ada yang tidaak percaya dengan jalur konstitusonal. "Tidak benar namanya itu."

Menurut calon presiden nomor urut 01 ini, jika Prabowo merasa ada kecurangan maka yang seharusnya dilakukan adalah melapor ke pihak yang berwenang.

"Kalau ada kecurangan ke Bawaslu, kalau sengketa yang lebih besar ke MK (Mahkamah Konstitusi). Mekanisme itu sudah diatur," tandasnya.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandiaga, Fadli Zon, mengatakan kubunya tak akan membawa sengketa hasil pemilihan presiden 2019 ke MK.

Fadli bahkan menilai MK tak berguna dalam menyelesaikan persoalan pilpres. (OL-8)

Baca Juga

Pergub DKI Jakarta No 47 Tahun 2020/Korlantas/Tim Riset MI-NRC/L-1

Tidak Mudah Pemudik Kembali ke Jakarta

👤Yakub Pryatama Wijayaaymaja 🕔Rabu 27 Mei 2020, 06:55 WIB
Pemprov DKI diminta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus covid-19 karena PSBB tak bertaji sejak seminggu jelang...
ANTARA

Presiden Ingin Masyarakat kembali Produktif

👤Dhk/Try/Tri/Ins/X-11 🕔Rabu 27 Mei 2020, 06:40 WIB
Presiden tidak membuka mal, tetapi hanya simulasi. Ia juga menyebut Jawa Barat sudah menyiapkan prosedur standar untuk kehidupan normal...
 MI/Susanto

Mantan Dirut Perum Jasa Tirta II Divonis Lima Tahun

👤Fahcri Audhia Hafiez 🕔Rabu 27 Mei 2020, 06:26 WIB
Mantan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II, Djoko Saputra, divonis lima tahun penjara dan denda Rp300 juta dalam kasus korupsi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya