Rabu 15 Mei 2019, 20:40 WIB

BRI Tebar Dividen Rp16,1 Triliun

Andhika Prasetyo | Ekonomi
 BRI Tebar Dividen Rp16,1 Triliun

MI/MOHAMAD IRFAN
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun anggaran 2018 pada Rabu (15/5).

 

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun anggaran 2018 pada Rabu (15/5).

Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan dalam RUPST tersebut para pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen sebesar 50% dari laba bersih. 

Adapun, laba bersih 2018 perseroan mencapai Rp32,3 triliun sehingga dividen yang dibagikan adalah sebesar Rp16,1 triliun.

Angka itu lebih besar dibandingkan jumlah yang dibagikan tahun sebelumnya. Kala itu, deviden yang dibayarkan hanya Rp13,04 triliun.

"kondisi permodalan masih cukup tinggi sehinga tidak diperlukan pencadangan permodalan yang besar. Cadangan-cadangan yang lain masih cukup sehingga 50% dari laba ditahan bisa cukup untuk dukung ekspansi bisnis ke depan," ujar Suprajarto di Jakarta, Rabu (15/5).

Baca juga: Ace Hardware Siap Bagikan Dividen 50% dari Laba Bersih

Pemerintah sendiri mendapat bagian Rp9,17 triliun atau sebesar 56,75% dari deviden yang dibagikan. Sementara sisanya dibagikan kepada pemegang saham umum.

Sisa laba bersih sebesar Rp16,1 triliun akan ditetapkan sebagai saldo modal ditahan. Nantinya, dengan uang itu, BRI diharapkan mampu melakukan ekspansi usaha. (A-4)

Baca Juga

AFP

Wall Street Ditutup Positif Didukung Tanda Pemulihan Ekonomi

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:29 WIB
Langkah pada Senin (1/6), mengikuti bulan solid di Wall Street, yang melihat Dow naik 4,3%, S&P 500 naik 4,5%, dan Nasdaq yang padat...
AFP

Harga Minyak stabil di Tengah Kesepakatan Produksi OPEC+

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:17 WIB
Harga minyak mendapat dukungan setelah berita bahwa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia, yang dikenal sebagai...
ANTARA

Dolar Melemah karena Optimisme Pemulihan Ekonomi 

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:09 WIB
Pelaku pasar mencerna serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya