Rabu 15 Mei 2019, 18:21 WIB

Bahas Endgame, Topik Ini Dihebohkan Warganet

Irana Shalindra | Weekend
Bahas Endgame, Topik Ini Dihebohkan Warganet

Dok. Marvel Studios
Salah satu adegan film Avengers: Endgame.

Sejak dirilis pada 24 April silam, film Avengers: Endgame menjadi topik perbincangan hangat di media sosial. Bukan saja karena digadang-gadang menjadi pamungkas dari waralaba Avengers yang dimulai 11 tahun lalu, melainkan juga karena adanya tokoh-tokoh superhero kesayangan warganet yang gugur.

Perusahaan media intelligence asal Australia, Isentia, menangkap perbincangan terkait Film Avengers: Endgame tersebut sebanyak 50,915 buzz di media sosial, terhitung sejak 1 April hingga 6 Mei 2019.
 
Dari perbincangan yang 88,9% berlangsung di platform Twitter, Isentia menemukan topik 'Credit Scene' sebagai yang paling banyak dibahas oleh netizen.
 
"Kami menemukan banyak netizen membahas tentang tidak adanya credit scene di akhir film ini, tidak seperti di film-film Avengers biasanya," jelas Rendy Ezra, Insights Manager dari Isentia, seperti dikutip dari siaran persnya.
 
Selain itu, ada pula unggahan dari account Twitter @pakeotakmu, yang di-retweet sebanyak 2.401 kali. Twit tersebut menunjukan bekas bungkus makanan yang ditinggalkan di dalam studio bioskop dengan caption utama 'Plis Jgn Seperti ini'.
 
Tokoh-tokoh superhero dalam film ini juga menjadi bahasan viral tersendiri bagi netizen. Dari total perbincangan terkait Avengers: Endgame, sebanyak 13,3% dari total buzz tersebut menyebutkan 'Thanos', diikuti dengan 'Thor' 7,4%, 'Iron Man' 6,9%, 'Spiderman' 6,1%, 'Captain America' 3,2%, 'Hulk' 2,5% serta 'Captain Marvel' yang juga muncul sebesar 1,8%.
 
Sementara, dari 903 buzz mengenai promosi film ini di media sosial, bioskop XXI dan CGV Cinemas mendapatkan mention paling banyak dibanding beberapa brand lain yang juga memiliki program promosi terkait. (M-2)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More