Rabu 15 Mei 2019, 08:30 WIB

Satu Lagi Terduga Teroris di Jawa Tengah Diciduk Densus

Akhmad Safuan | Nusantara
Satu Lagi Terduga Teroris di Jawa Tengah Diciduk Densus

ANTARA FOTO/Ariesanto
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berjaga di rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli di Kabupaten Bekasi

 

PETUGAS Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap Taufik Teguh Prasetyo, 46, ketua RT di Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, saat membeli obat di apotek, Selasa (14/5)

Pantauan Media Indonesia, hingga Rabu (15/5) dini hari, rumah terduga teroris Taufik ramai dikunjungi warga. Mereka penasaran dengan penangkapan sang ketua RT atas dugaan terorisme.

Tidak hanya warga, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga kaget atas penangkapan tersebut, karena rumahnya hanya bersebelahan gang dengan terduga yang juga dikenal sebagai guru mengaji di masjid setempat.

"Saya kaget, karena selama ini warga Lempongsari dikenal baik dan rukun antartetangga," kata Hendrar.

Meski begitu, Hendrar menyerahkan kasus ini kepada kepolisian. Ia percaya setiap tindakan yang dilakukan polisi selalu berdasarkan bukti kuat sehingga proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan.

Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Terduga Teroris Madiun

Penangkapan tersebut diketahui pihak keluarga lantaran beberapa jam setelah Taufik pamit, rumah yang bersangkutan didatangi Densus 88 dengan pakaian preman. Petugas pun menyerahkan sepeda motor yang digunakan terduga teroris.

Keponakan terduga, Firma, 30, mengaku pihak keluarga kaget dan tidak menyangka Taufik yang sudah lama menjadi ketua RT itu terlibat terorisme.

"Istrinya yang juga guru ngaji syok mendapat kabar itu dan tidak bersedia ketemu siapa-siapa," ujar Firma.

Sementara itu, Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan dalam kurun dua hari ini sudah delapan terduga teroris diamankan tim Densus 88 dari wilayah Jawa Tengah.

"Densus 88 sudah koordinasi dengan kepolisian setempat sebelum melakukan penangkapan," tuturnya.

Penangkapan kedelapan terduga teroris, lanjut Rycko, dilakukan di beberapa daerah di Jawa Tengah yakni Magelang, Grobogan, Semarang, Sragen dan Kudus.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More