Selasa 14 Mei 2019, 13:00 WIB

Barcelona Terdepan Datangkan De Ligt

Patrick Pinaria | Sepak Bola
Barcelona Terdepan Datangkan De Ligt

AFP/EMMANUEL DUNAND
Matthijs de Ligt

 

KEPINDAHAN Matthijs de Ligt ke Barcelona semakin dekat. Menurut laporan sejumlah media, negosiasi El Barca dengan bek asal Belanda tersebut sudah hampir mencapai kesepakatan.

De Ligt memang santer dikaitkan dengan Barcelona dalam beberapa bulan terakhir. Penampilan impresifnya bersama Ajax Amsterdam pada musim ini dikabarkan menjadi salah satu faktor El Barca getol mendapatkan sang pemain.

Menurut laporan, Barcelona sudah melakukan pertemuan dengan pihak De Ligt dan Ajax untuk bernegosiasi. Dalam pertemuan itu, Blaugrana melayangkan tawaran sekitar 70 juta hingga 75 juta euro (sekitar Rp1,2 triliun).

Barcelona sebetulnya bukan satu-satunya tim yang tertarik mendatangkan De Ligt. Sejumlah klub top di Eropa juga sedang berburu pemain berusia 19 tahun tersebut. Di antaranya adalah Juventus, Liverpool, dan Manchester United. Namun, De Ligt dikabarkan lebih tertarik menerima tawaran Barcelona.

Baca juga: Ketika Barca Butuh Hiburan

Andai transfer itu terwujud, De Ligt akan menjadi pembelian termahal kedua Barcelona dari Ajax pada bursa transfer musim panas 2019. Sebelumnya, mereka memboyong gelandang Ajax Frenkie De Jong dengan nilai transfer sebesar 75 juta euro.

Nama De Ligt dan De Jong sedang naik daun. Itu karena performa impresif mereka pada musim ini. Salah satu buktinya adalah kontribusi mereka membawa Ajax hingga ke semifinal Liga Champions. Kemudian, kedua pemain tersebut juga membantu Ajax meraih gelar Piala Belanda musim ini.

Bahkan, keduanya juga berpotensi membantu Ajax menambah gelar di Eredivisie Belanda pada musim ini. Kini, mereka hanya butuh satu poin lagi untuk memastikan diri sebagai juara. Kesempatan itu didapat saat menghadapi De Graafschap di laga tunda pekan ke-33, Kamis (16/5). (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More