Senin 13 Mei 2019, 20:34 WIB

Perkuat Pendidikan Karakter, Kemendikbud Gandeng LVRI

Dhika Kusuma Winata | Media Guru
Perkuat Pendidikan Karakter, Kemendikbud Gandeng LVRI

Dok Kemendikbud
Penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen GTK dan LVRI di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/5).

DIREKTORAT Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Melalui kerja sama kedua lembaga, guru-guru nantinya akan dibekali penguatan pendidikan karakter dari LVRI.

"Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP dan SMA, tenaga pendidik atau guru kita nanti akan dibekali pendidikan karakter dari LVRI. Penguatan pada guru penting karena mereka nantinya yang akan mengajarkan kepada anak-anak muridnya," ungkap Dirjen GTK Kemendikbud Supriano dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen GTK dan LVRI di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/5).

Supriano menyampaikan, tantangan pendidikan ke depan sangat berat dari sisi internal dan eksternal. Di sisi internal, mutu pendidikan di Indonesia belum merata.

Baca juga: Urgensi Kesejahteraan Guru dalam Mendorong Karya Pendidikan

Adapun secara eksternal, tantangan yang dihadapi ialah derasnya budaya luar dan persaingan global yang masuk seiring dengan terjadinya revolusi teknologi saat ini. Karena itu, para guru dan siswa harus dibentengi dengan pendidikan karakter.

"Dalam pendidikan karakter ada pendidikan religius atau keagamaan, lalu ada nasionalisme. Nasionalisme itu menjadi benteng nilai-nilai perjuangan bangsa. Kemudian ada tentang integritas atau kejujuran. Lalu ada nilai kemandirian dan gotong royong," ujarnya.

Sekjen Pimpinan Pusat LVRI Marsekal Muda TNI (Purn) FX Soejitno mengapresiasi adanya kerja sama dengan Kemendikbud untuk memperkuat pendidikan karakter.

Menurutnya, upaya penguatan pendidikan karakter bukan pekerjaan mudah karena tantangan zaman di era global saat ini tergolong berat.

Selain memberikan pelatihan, imbuhnya, pihaknya juga akan melaksanakan monitoring kepada guru dan tenaga pendidik dalam implementasi pendidikan karakter.

"Yang kita kerjakan ini (pendidikan karakter) bukan hal yang mudah. Kami akan membantu mendorong pendidikan karakter ini agar Indonesia tidak melenceng dari yang telah dicita-citakan. Menjadi perhatian karena arus globalisasi sudah masuk deras di Indonesia," ucapnya. (X-15)

Baca Juga

Dok. Kemendikbud

Hasil UN akan Jadi Rujukan Perbaikan Proses Pembelajaran

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 13 Juni 2019, 16:59 WIB
Mulai tahun ini, pola pelatihan guru akan diubah lebih fokus pada permasalahan atau...
Antara

Urgensi Kesejahteraan Guru dalam Mendorong Karya Pendidikan

👤Widyaiswara PPPPTK IPA Arief Husein M 🕔Senin 29 April 2019, 08:00 WIB
Seorang individu tidak akan memikirkan tentang pengakuan dan penghargaan sebelum kebutuhan dasar akan makanan dan tempat tinggal mereka...
MI/Liliek Dharmawan

Pendidikan Berbasis STEM Mencetak Generasi Berdaya Saing Global

👤PPPPTK IPA Kurniasih 🕔Minggu 28 April 2019, 08:00 WIB
Dalam STEM, siswa juga dilatih untuk mengembangkan kompetensi sosial melalui kegiatan kolaborasi dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya