Senin 13 Mei 2019, 20:24 WIB

Dyson Patenkan Mobil Listrik Bisa Off-road

Fetry Wuryasti | Otomotif
Dyson Patenkan Mobil Listrik Bisa Off-road

DOK THEGUARDIAN/CHARLIE BOX/DYSON
label harga kendaraan ciptaannya dalam kisaran Tesla, yang harganya £38.000 hingga £70.000.

KONSEP pertama rancangan mobil listrik Dyson yang sebelumnya dirahasiakan telah muncul. Mereka menunjukkan kendaraan dengan proporsi tidak biasa, yaitu dapat digunakan pada medan off road.

Kendaraan inovatif yang sedang dirancang di Inggris, akan mulai dijual pada 2021, demikian dikutip dari situs The Guardian, Senin (13/5).

Pengajuan paten adalah petunjuk pertama akan kehadiran mobil yang sangat berbeda yang dijanjikan oleh penemu Inggris Sir James Dyson.

Dyson menyatakan paten sengaja dispesifikan untuk menunjukkan bahwa perusahaan sedang berusaha untuk mengembangkan konsep kendaraan listrik. Asal tahu saja, proyek ini bernilai £2,5 miliar.

Penggunaan roda mobil yang sangat besar dan sempit memungkinkan peningkatan jangkauan dan efisiensi, menurut Dyson, ini penting untuk kendaraan bertenaga baterai. "Roda akan dijaga sedekat mungkin dengan bagian depan dan belakang kendaraan untuk membuat mobil 'sangat bermanuver' dan meningkatkan penanganan di medan yang kasar," ujarnya,

Ketinggian keseluruhan kendaraan akan lebih rendah daripada kebanyakan SUV. Dan, paket baterai yang lebih besar dan tipis daripada rival, akan membantu memberi lebih banyak ruang di dalamnya. "Pengemudi akan duduk lebih rendah di kabin, dengan kaca depan bersudut dangkal meningkatkan aerodinamika. Paten diajukan 18 bulan yang lalu tetapi diterbitkan minggu ini," ujar Dyson pada Kamis (9/5).

Dyson yang kekayaannya dibangun untuk merevolusi desain penyedot debu, sejauh ini mengindikasikan mobil ciptaannya akan menjadi kendaraan premium. Ia menyiratkan label harga kendaraan ciptaannya dalam kisaran Tesla, yang harganya £38.000 untuk Model 3 atau sekitar £70.000 untuk Model S.

Desainnya mobil baru ini akan menggarisbawahi bahwa ada bagian-bagian yang butuh dipesan lebih dahulu, seperti ban.

Menurut dia, kendaraan tersebut akan mulai dijual di sejumlah negara terbatas pada awalnya, Tiongkok kemungkinan akan menjadi pelopor, dan akan sepenuhnya dirancang, diproduksi, dan dijual oleh Dyson.

Mobil itu akan dibangun di atas teknologi Dyson yang digunakan dalam produk-produk lainnya, seperti jenis motor penggerak dan baterainya.

Miliarder pendukung blak-blakan Brexit tahun lalu mengumumkan mobil itu akan diproduksi di Singapura, bukan di Inggris. Pasalnya, Dyson yakin ada pasar yang lebih besar untuk kendaraan listrik di Asia.

Namun, ia berpendapat mobil itu adalah proyek Inggris, dengan desain, rekayasa, dan pengujian prototipe dilakukan di lapangan udara Hullavington, Inggris, tempat hanggar telah dikonversi menjadi rumah proyek tersebut. (S-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More