Mercedes tak Mau lagi Merayu Hamilton

Penulis: MI Pada: Senin, 13 Mei 2019, 03:10 WIB Olahraga
Mercedes tak Mau lagi Merayu Hamilton

AFP
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton

PERFORMA pembalap Mercedes Valtteri Bottas semakin bersinar. Dua dari empat seri Formula Satu (F1) musim ini, Bottas sukses meraih dua gelar juara di Grand Prix (GP) Azerbaijan dan GP Australia.

Torehan prestasi pembalap lapis kedua tim Mercedes tersebut tidak bisa dianggap enteng. Bahkan, prestasi pembalap Finlandia berusia 29 tahun itu mampu menyaingi rekan satu timnya, Lewis Hamilton, pemegang lima gelar juara dunia F1.

Pada seri kelima ajang balapan mobil F1 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Bottas kembali menunjukkan kemampuannya yang terus meningkat. Bahkan, pembalap dengan nomor kendaraan 77 itu mampu menempati pole position.

Tak hanya itu, dengan unggul kecepatan 0.634 detik, Bottas mengalahkan Hamilton yang harus puas dengan start nomor dua dan pembalap Sebastian Vettel dari Ferrari yang menempati start ketiga.

Dalam klasemen umum hingga seri keempat ajang F1, Bottas menempati posisi puncak. Sementara itu, pembalap Inggris yang rekan satu tim Bottas, Hamilton, berada di posisi ketiga.

"Betul-betul menikmati. Menikmati adrenalin yang saya pacu dari lap ke lap. Ini awal yang baik pada musim ini. Saya merasa lebih baik dan lebih dengan kendaraan (Mercedes), dan saya juga berharap untuk besok," ucap Bottas jelang balapan F1 di GP Spanyol.

Bersinarnya performa pembalap asal Finlandia itu, membuat posisi Hamilton tak lagi menjadi andalan utama dan mulai digeser. Hal itu terlihat dari pernyataan bos tim Mercedes AMG Petronas Motorsport, Toto Wolff.

Sebagaimana dilaporkan the Telegraph, kemarin, Wolff memberi sinyalemen yang kuat kepada Hamilton. Tampaknya dengan kian bersinarnya Bottas pada F1 musim 2019, pihak Mercedes tidak lagi merayu pembalap Inggris berusia 34 tahun itu untuk terus meniti karier bersama tim yang berbasis di Brackley, Northamptonshire, Inggris.

Sementara itu, Hamilton yang menggunakan tunggangan dengan nomor 44 tersebut masih terikat kontrak dengan Mercedes hingga akhir F1 musim depan. Namun, Hamilton, juara dunia F1 lima kali, disebutkan juga telah dirayu tim Ferrari untuk bergabung bersama.

Dalam wawancara, Wolff mengaku tidak bisa memaksa Hamilton untuk memperpanjang kontraknya dengan Mercedes. Selama ini, Hamilton menekan kontrak dengan Mercedes selama dua tahun dengan nilai 40 juta poundsterling atau sekitar Rp743 miliar.

"Kami pasti tahu bahwa di dalam kepala semua pembalap ingin bergabung dengan Ferrari," ucap pria yang berkebangsaan Austria tersebut.

"Ini (Ferrari) merupakan merek yang sangat diidamkan di Formula Satu. Bahkan dalam tim, kami biasa mendiskusikan ini. Anda harus memiliki pikiran yang terbuka dan semua pembalap akan mengeksplorasi kesempatan mereka," papar pria yang bernama lengkap Torger Christian Wolff.

"Kami selalu transparan dengan Lewis dalam berdiskusi ini. Kami mencintai dia untuk tetap bersama (Mercedes). Jika kami harus berpisah, ini akan menjadi positif dan bukan drama," ucap Wolff soal Hamilton. (AFP/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More