Dewan Wajah Baru

Penulis: Mathias S. Brahmana Wartawan Media Indonesia Pada: Senin, 13 Mei 2019, 06:00 WIB Opini
Dewan Wajah Baru

MI
Mathias S. Brahmana Wartawan Media Indonesia

PERTANDINGAN telah selesai. Barcelona tidak mungkin menjuarai Liga Champion. Sekalipun digdaya di liga Spanyol, Barca besutan Ernesto Valverde, secara gentleman harus mengakui kehebatan Liverpool dengan agregat 3 : 4.  

Pemilu 2019 pun seperti itu Game over.  Nama pemenang telah terang benderang. Sesuai aturan, siapa presiden/wakil presiden, siapa legislator terpilih, akan diumumkan secara resmi oleh komisioner KPU RI pada 22 Mei 2019.

Masyarakat menaruh harapan besar kepada setiap calon yang telah memenangkan pertandingan.  Di sini, kami khusus menyampaikan pesan kepada legislator wilayah Jabodetabek. Terutama kepada wajah-wajah baru yang mendominasi Pileg periode 2019-2024.

Masyarakat berharap wajah baru tidak terkontaminasi oleh virus negatif legislator petahana. Sebelum dilantik pada Oktober 2019, godaan akan berdatangan dengan menawarkan proyek-proyek menggiurkan untuk dimasukkan dalam program APBD 2020.

Bila proyek tersebut masuk dan diputuskan dalam rapat paripurna untuk dikerjakan, penawar menjanjikan akan menutupi semua biaya yang telah dikeluarkan selama sosialisasi, masa kampanye, pengganti anggaran alat peraga kampanye, hingga biaya saksi.

Artinya, pada tahun pertama menjabat, semua piutang sudah terlunasi. Tiga tahun ke depan giliran memetik keuntungan, dan setahun berikutnya kesempatan mengumpulkan dana buat peluru berperang pada Pileg 2024.

Begitulah ucapan yang kami tangkap dari seorang legislator terpilih dan kebetulan seorang petahana jika bisa memenangkan pileg. Peluang untuk menangguk keuntungan sangat besar. Karena itu jangan heran bila anggaran buat pengadaan laboratorium sekolah bisa berubah menjadi penyediaan kursi dan meja sebab penawaran baru datang dari pengusaha meubel.

Perbaikan gorong-gorong bisa kembali tertunda dikarenakan dananya dialihkan buat betonisasi jalan raya meski sebenarnya perbaikan saluran lebih prioritas. Siapa dapat menolak kontraktor betonisasi yang menawarkan fee lebih besar ketimbang perbaikan gorong-gorong.

Setiap proyek sudah menanti penawar yang akan mengatur pengerjaannya. Banyak diantara mereka bahkan berani menyisihkan 30% dari besaran nilai proyek. Anggota dewan tidak perlu bekerja, cukup bergoyang kaki di atas kursi yang telah diraihnya.

Berangkat dari pengalaman yang disampaikan legislator tersebut, masyarakat ingin wajah-wajah baru tidak tercemar. Jika memungkinkan malah harus memengaruhi legislator petahana agar kembali  jernih memperjuangkan kepentingan rakyat. Betapapun setiap peraturan daerah akan terdampak juga pada kehidupan pembuatnya.

Sebuah guyonan politik mengatakan seperti ini. Bila menjelang pemilu, banyak ikan bermunculan. Semua memasang senyum, ramah, dan mengaku bersih. Namun dari pengalaman selama ini, setelah terpilih dan masuk ke dalam kolam politik yang keruh, ikan-ikan itu mati atau bermutasi agar tetap hidup.
Saat kampanye teriak ganti pemanggang. Pemanggang pun diganti tapi daging yang dimasak chef baru malah cuma setengah matang. Rakyat tidak menginginkan wakilnya seperti ini. Terbukti dari banyaknya wajah baru yang menduduki kursi dewan 2019-2024, menunjukkan rakyat mulai kritis menyeleksi wakil-wakilnya.

Kita banyak mengenal wakil rakyat yang berpotensi besar. Kemanakah mereka sekarang? Kebanyakan ditinggalkan rakyat karena tidak membangun janji yang memenangkan mereka.

Dewan 2019-2024 diharapkan mampu memproduksi peraturan daerah dengan menggali potensi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Bukan sebaliknya, membuat peraturan daerah yang malah menambah persoalan dan beban baru masyarakat.

Peraturan daerah sebagai instrumen hukum memiliki sifat yang memaksa. Masyarakat tak bisa mengelak. Karena itu dewan jangan lagi berpikir bagaimana meningkatkan retribusi daerah dengan menimpakan beban berat ke pundak masyarakat.

Anggota dewan juga diharapkan tidak hanya mewakili kepentingan partai tetapi juga hadir untuk mewakili seluruh elemen masyarakat. Pemilih akan mengingat siapa wakil yang semangat berpihak kepada rakyat.  

Jangan berhenti setelah sebuah kemenangan. Cobalah terus bekerja lebih keras. Manfaat sebuah kesuksesan ialah kesempatan untuk menambah lebih banyak kesuksesan. Tetapi kegagalan akan menanti pada akhir jabatan jika janji kampanye hanya sebatas omongan.

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More