Sabtu 11 Mei 2019, 11:31 WIB

Kuasa Hukum Bantah Kivlan Ingin ke Luar Negeri

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Kuasa Hukum Bantah Kivlan Ingin ke Luar Negeri

MI/Bary Fathahilah
Inisiator Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK) Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen (tengah)

 

KUASA Hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni, membantah kliennya hendak bepergian ke Singapura atau Brunei Darussalam. Saat ini, Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen sudah berada di Batam.

"Enggak ada ke Brunei maupun Singapura. Beliau ke Batam saja," ujar Pitra, Sabtu (11/5).
 
Pitra menyebut, Kivlan pergi ke Batam untuk urusan pekerjaan.

"Sekaligus lihat saudaranya yang kurang sehat," imbuhnya.

Sebelumnya, penyidik Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri terhadap Kivlan ke Ditjen Imigrasi. Kivlan saat ini tersangkut kasus dugaan makar.
 
"Iya, kemarin surat pencekalannya sudah ada," ungkap Pitra.

Baca juga: Demokrat Sebut Kivlan Liar, Biang Onar

Surat pencekalan, kata Pitra, diberikan penyidik kepada Kivlan saat bertemu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Penyidik juga sekaligus memberikan surat panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada Senin (13/5) depan.
 
"Iya dicekal ke luar negeri. Surat pencekalan sudah dikirim hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat (10/5).
 
Sebelumnya, Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan makar. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.
 
Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoaks) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.(medcom.id/OL-5)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More