Jumat 10 Mei 2019, 19:19 WIB

KPK Periksa Menteri ESDM Terkait Kasus PLTU Riau-1 Rabu Depan

M. Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum
KPK Periksa Menteri ESDM Terkait Kasus PLTU Riau-1 Rabu Depan

Antara/Aprilio Akbar
menteri ESDM Ignaisus Jonan

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan sebagai saksi untuk dua orang tersangka, Sofyan Basir dan Samin Tan dalam kasus PLTU Riau-1.

Jonan sedianya akan diperiksa sebagai saksi pada Senin (13/5), namun kurir KPK tidak menemukan satu pun penghuni di rumah dinas Jonan saat mengantarkan surat panggilan.

Atas dasar tersebut, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, telah mengirimkan kembali surat panggilan kepada Jonan untuk jadwal pemeriksaan pada Rabu (15/5).

"KPK kembali mengirimkan surat pemanggilan ke rumah dinas saksi untuk jadwal pemeriksaan pada hari Rabu minggu depan," tambah Febri.

Baca juga : KPK Periksa 9 Saksi Kasus Korupsi PLTU

Pemeriksaan pada Jonan dibutuhkan oleh penyidik KPK guna mendalami kasus PLTU Riau-1 untuk tersangka Sofyan Basir dan pengembangan kasus dari Samin Tan.

"Kami harap tentu saja saksi bisa datang dan memberikan keterangan sesuai dengan kebutuhan di penyidikan. Karena dipanggil sebagai saksi, berarti kami memandang yang bersangkutan mengetahui sebagian atau pada bagian-bagian tertentu dari peristiwa yang sedang dilakukan penyidikan saat ini," terang Febri.

"Kalau kita lihat dari rangkaian persidangan kasus PLTU Riau-1, ada kewenangan di instansi PLN dan Kementerian ESDM. Nah kebijakan-kebijakan itu menjadi poin yang perlu dicermati lebih lanjut," sambungnya.

Saat ditanyai apakah Jonan memiliki peranan dalam kasus tersebut, Febri enggan menjawabnya,

 "Kita tahu terminasi kontrak dilakukan oleh Kementerian. Sehingga kami perlu mengetahui lebih lanjut bagaimana terminasi kontraknya. Saya tidak tahu pemeriksaan hari Rabu itu apa, yang tahu penyidik," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/Susanto

DPR tidak Boleh Paksakan Membuka Masa Sidang

👤Pro/I-1 🕔Minggu 29 Maret 2020, 07:05 WIB
Fungsi DPR harus terus berjalan meski dalam kondisi darurat pandemi...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Tanggap Darurat DKI Sampai 19 April 2020

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 29 Maret 2020, 06:40 WIB
Fraksi NasDem di DPRD DKI berharap Gubernur Anies sejalan dengan pemerintah pusat yang mencanangkan tanggap darurat hingga 29...
Dok Antara

170 Ribu APD Didistribusikan

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 29 Maret 2020, 06:35 WIB
Selain mengimpor alat pelindung diri dan ventilator, pemerintah juga mendorong industri dalam negeri untuk memproduksi kedua alat kesehatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya