Jumat 10 Mei 2019, 15:35 WIB

Jaksa Agung: Kasus Bachtiar Nasir dan Eggi Sudjana Murni Hukum

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Jaksa Agung: Kasus Bachtiar Nasir dan Eggi Sudjana Murni Hukum

MI/ROMMY PUJIANTO
Kejagung HM Prasetyo

 

JAKSA Agung HM Prasetyo menepis asumsi yang menyebut penyidikan terhadap Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir dan aktivis Eggi Sudjana sarat politis. Keduanya meradang setelah Korps Bhayangkara meningkatkan status hukum dari saksi menjadi tersangka.

"Oh, tidak ada politik-politikan. Penegakkan hukum ya penegakkan hukum. Kalau politik, ya politik. Tidak usah ada asumsi seperti itu," ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/5).

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) Bachtiar dari Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri. Begitu pula SPDP Eggi yang diterima Kejaksaan Tinggi DKI dari Polda Metro Jaya.

"Nah, sekarang kita lihat ke depannya seperti apa, tujuannya bagaimana, pasal yang dituduhkan seperti apa, buktinya seperti apa, itu semua akan kita teliti. Intinya tidak ada muatan politis karena di sini murni penegakkan hukum, sesuai fakta hukum," tuturnya.

Baca juga: Polisi Tegaskan Punya Bukti Kuat Jadikan Eggi Sudjana Tersangka

Menurut dia, Korps Adhyaksa juga tidak akan mengistimewakan kasus yang menjerat Bachtiar dan Eggi. Ia berharap tidak ada pihak-pihak yang menuduh penanganan kasus itu merupakan sebuah skenario.

"Tidak ada yang istimewa. Hanya kebetulan saja waktunya bersamaan dengan tahun politik seperti sekarang ini. Tapi tidak perlu ada suudzon, semacam tuduhan ini politik. Percayalah bahwa kita akan melihat sesuai fakta," pungkasnya.

Bachtiar Nasir dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengelolaan dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Sementara Eggi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar lantaran menyerukan people power di depan kediaman capres Prabowo Subianto.(OL-5)

Baca Juga

Ist/DPR

Kembali Sekolah Saat Covid-19, Netty Heryawan: Jangan Dipaksakan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 31 Mei 2020, 14:34 WIB
Sementara itu, jumlah anak yang meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 berjumlah 129 orang dari 3.324 anak...
MI/Fransisco Carolio

TNI-Polri Kawal New Normal, Kontras: Situasi Jadi Tidak Normal

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 31 Mei 2020, 14:15 WIB
Keterlibatan TNI-Polri dinilai sebagai penegasan terhadap realisasi wacana darurat sipil, yang sebelumnya ditolak masyarakat...
Ist/DPR

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid Sayangkan Kerusuhan di AS

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 31 Mei 2020, 14:08 WIB
Pada kesempatan itu, Meutya Hafid juga meminta pemerintah dalam hal ini perwakilan RI di Amerika Serikat untuk memastikan keselamatan para...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya