Rabu 08 Mei 2019, 07:00 WIB

RI Gelar Pameran Foto Perdamaian di PBB

mediaindonesia | Internasional
 RI Gelar Pameran Foto Perdamaian di PBB

Denny Sinaga
Buka Pameran Foto: Menlu RI Retno Marsudi membuka pameran foto dalam rangka Presidensi Indonesia di Markas PBB di New York, AS, Senin (6/5

 

PEMERINTAH RI pekan ini mulai menggelar pameran foto bertema Menabur benih perdamaian di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat untuk menunjukkan berbagai kontribusi Indonesia dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.

"Pameran ini menunjukkan berbagai hal yang telah dilakukan Indonesia dalam berkontribusi untuk perdamaian dunia, terutama untuk misi pemeliharaan perdamaian PBB, demokrasi, dan hak asasi manusia," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di New York, kemarin.

Pameran foto yang menampilkan kontribusi Indonesia bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia serta pemajuan hak asasi manusia itu akan berlangsung selama dua pekan hingga 17 Mei 2019.

Kontribusi Indonesia yang ditam-pilkan dalam pameran foto tersebut terbagi dalam tiga gugus yaitu investasi di bidang pemajuan demokrasi dan bina damai, investasi terhadap perempuan sebagai agen perubahan dan perdamaian, serta investasi di bidang kerja sama pembangunan.

"Dari foto itu akan tampak sekali bagaimana Indonesia menjadi bagian dari perdamaian dunia. Perdamaian bukan hanya tidak adanya perang, tetapi juga menyangkut adanya demokrasi dan pembangunan," ujar Menlu Retno.

Pameran foto itu merupakan salah satu bagian dari seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka Presidensi Indonesia di Dewan Keamanan PBB sepanjang Mei 2019.

"Pameran foto itu menceritakan kontribusi Indonesia yang secara aktif terus ikut memelihara perdamaian dunia. Foto itu bersifat menangkap momen. Orang akan mengingat kembali berbagai kontribusi Indonesia," ucap Menlu Retno.

Indonesia pada Januari tahun ini resmi menjabat anggota terpilih Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

Ada empat prioritas keanggotaan Indonesia pada DK PBB yaitu memperkuat ekosistem perdamaian dunia dengan mengedepankan penyelesaian konflik melalui dialog, memperkuat sinergi antara DK PBB dan organisasi kawasan, menanggulangi terorisme, radikalisme, dan ekstremisme melalui pendekatan komprehensif serta menciptakan sinergi antara penciptaan perdamaian di dunia dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. (Yan/Ant/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More