Minggu 05 Mei 2019, 20:56 WIB

Ulama Diminta Tebarkan Kedamaian di Bulan Ramadan

M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora
Ulama Diminta Tebarkan Kedamaian di Bulan Ramadan

MI/Bayu Anggoro
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

 

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada ulama dan masyarakat Indonesia untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai cerminan kebersamaan sebagai anak bangsa.

"Mudah-mudahan setiap kita bisa saling menghormati satu sama lain dalam kita semua memasuki dan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan," kata Lukman di kantornya, Minggu (5/5).

Ia juga menginginkan agar Ramadan dijadikan oleh para ulama sebagai motivasi untuk menebarkan kedamaian kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun.

"Ramadan (dapat) memotivasi dan menginspirasi kita senantiasa membangun kerukunan di tengah-tengah keberagaman kita, kemajemukkan kita," terangnya.

Ia juga mengharapkan hadirnya bulan Ramadan mampu menjadi momentum untuk merawat kebersamaan sebagai anak bangsa.

Baca juga : Puasa Ramadan 1440 Hijriah Mulai 6 Mei 2019

"Harapannya tentu Ramadan mampu membuat kita untuk terus berkemampuan merawat, menjaga dan memelihara persaudaraan kita, persaudaraan sesama anak bangsa di Indonesia ini," tuturnya.

Senada, perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Abdullah Jaidi, meminta kepada para ulama untuk ikut serta menjaga situasi yang tentram dan damai.

"Itu tugas kita bersama-sama untuk menicptakan suasana yang kondusif dan baik dalam melaksanakan ibadah puasa ini," tuturnya.

Pun demikian dengan Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher, ulama harus menyampaikan narasi yang amar ma'ruf nahi munkar. Hal itu dikarenakan dapat membawa kedamaian, ketenangan dan kesejukkan di kalangan masyarakat.

"Hakekat beragama itu kan mengajak pada kebaikan, kenyamanan dan kebahagaiaan. Pesan-pesan agama yang disampaikan oleh para mubaligh, ulama, kiai di mesjid, saya kira fungsinya adalah dalam konteks dakwah amar maruf nahi munkar," imbuhnya.

"Agar Ramadan memberikan kenyamanan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tandas Ali. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More