Minggu 05 Mei 2019, 10:14 WIB

Kalah dari Palace, Cardiff Dipastikan Terdegradasi

Rendy Renuki H | Sepak Bola
Kalah dari Palace, Cardiff Dipastikan Terdegradasi

AFP/GEOFF CADDICK
Gelandang Cardiff City Aron Gunnarsson berterima kasih kepada para pendukung usai laga melawan Crystal Palace.

 

PARA penikmat Liga Primer Inggris sudah harus mengucapkan selamat tinggal kepada Cardiff City, usai dipastikan menjadi tim terakhir yang terdegradasi musim ini. Hasil itu tidak lepas dari kekalahan Cardiff dari Crystal Palace pada pekan ke-37 Liga Primer Inggris, Sabtu (4/5).

The Bluebirds menyerah 2-3 dari The Eagles di Cardiff City Stadium. Gol Cardiff yang didapatkan dari bunuh diri Martin Kelly dan gol Bobby Reid, dibalas tiga gol Palace oleh Wilfried Zaha, Mitchy Batshuayi, dan Andros Townsend.

Kekalahan itu membuat Cardiff dipastikan tidak mampu bertahan di Liga Primer Inggris musim depan. Cardiff yang menempati posisi 18 di zona merah sejauh ini baru meraih 31 poin.

Mereka sudah tidak bisa lagi mengejar perolehan poin Brighton & Hove Albion di urutan 17. Cardiff sudah tertinggal empat poin dari Brighton dan tinggal menyisakan satu pertandingan lagi.

Baca juga: Menang Dramatis Atas Newcastle, Liverpool Kembali ke Puncak

Kemenangan pun tampaknya sudah tidak bisa lagi menyelamatkan Cardiff dari degradasi. Sekalipun Cardiff menang dari Manchester United di pertandingan terakhir dan Brighton kalah oleh Manchester City, tidak akan mengubah keadaan.

Cardiff terhitung masih kalah satu poin dari Brighton di klasemen. Meski mereka sebetulnya mampu unggul cukup jauh yakni lima poin dari Fulham yang berada di posisi 19 dan unggul 16 poin dari Huddersfield sebagai juru kunci.

Sayang, dewi fortuna tidak berpihak kepada The Bluebirds pada laga malam tadi kontra Palace. Padahal, Cardiff mampu promosi ke Liga Primer musim ini dengan prestasi cukup apik, yakni runner-up Divisi Championship (liga kasta kedua Inggris). (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More