Korban Luka Penembakan Christchurch Meninggal Dunia

Penulis: Arpan Rahman Pada: Minggu, 05 Mei 2019, 10:15 WIB Internasional
Korban Luka Penembakan Christchurch Meninggal Dunia

AFP/Sanka VIDANAGAMA
Polisi berjaga di depan masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, pascapenembakan yang menewaskan 51 orang di dua masjid di kota itu.

SEORANG pria berkebangsaan Turki yang terluka dalam penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Maret lalu, meninggal dunia di Rumah Sakit Christchurch. Kematian pria tersebut menjadikan total korban tewas penembakan brutal tersebut menjadi 51 orang.

Pria berusia 46 tahun yang identitasnya belum disebutkan itu dirawat di RS Christchurch sejak terjadinya penembakan pada 15 Maret. Ia adalah salah satu korban dari penembakan di Masjid Al Noor.

Brent Tarrant, pria berumur 28 tahun asal Australia, telah dikenai 50 dakwaan pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan dalam penembakan massal terburuk dalam sejarah Selandia Baru.

Usai menerima kabar mengenai bertambahnya korban tewas Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan duka akibat kematian ini terasa di Selandia Baru dan juga Turki.

"Pria ini telah berada di unit perawatan intensif sejak hari terjadinya serangan," kata Ardern, dilansir dari laman Al Jazeera, Jumat (3/5).

"Kita semua telah mendoakan kesembuhan pria tersebut, namun sayangnya ia telah mengembuskan napas terakhir akibat luka parah yang diderita dalam penembakan di Masjid Al Noor," lanjut dia.

Baca juga: Penyebar Video Teror Masjid Selandia Baru Dapat Ancaman

Hubungan antara Selandia Baru dengan Turki sedikit merenggang usai Presiden Recep Tayyip Erdogan memperlihatkan potongan video yang direkam pelaku penembakan. Video itu diperlihatkan Erdogan dalam sebuah acara kampanye.

Otoritas Selandia Baru melarang peredaran video tersebut. Siapa pun yang terbukti membagikan video itu di Selandia Baru dapat dijatuhi vonis 14 tahun penjara.

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters pergi ke Turki satu pekan usai serangan untuk memperbaiki hubungan.

Sementara Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengungkapkan belasungkawa via Twitter usai mendengar ada satu korban luka yang meninggal dunia di RS Christchurch.

"Sayangnya, kita telah kehilangan seorang warga, yang terluka serius dalam serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru," tulisnya.

Kantor berita Anadolu Agency melaporkan satu warga Turki itu adalah seorang ayah dua anak. Korban terkena tembakan di bagian punggung dan kaki. Ia meninggal dunia usai menjalani operasi. Dia adalah satu dari tiga warga Turki yang terluka dalam penembakan di Christchurch.

Hingga saat ini, sembilan korban luka dalam penembakan di Christchurch masih dirawat di rumah sakit dan semuanya dalam kondisi stabil. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More