Kamis 02 Mei 2019, 23:05 WIB

WN Turki yang Luka dalam Serangan Christchurch Meninggal

Antara | Internasional
WN Turki yang Luka dalam Serangan Christchurch Meninggal

AFP
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu

 

SEORANG warga negara Turki yang menderita luka-luka dalam serangan mematikan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret meninggal, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Kamis (2/5).

Dengan demikian jumlah korban meninggal dalam serangan-serangan itu yang dikatakan oleh Menlu Mevlut sebagai aksi kejam bertambah jadi 51.

"Kami kehilangan warga negara kami Zekeriya Tuyan, yang menderita cedera parah dalam serangan kejam itu di Christchurch," cuit dia di Twitter.  


Baca juga: Warga Venezuela Peringati Hari Buruh, Bentrokan Pecah


Saudara Tuyan mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolo bahwa Tuyan telah menjalani pembedahan pada Kamis tetapi ia tak dapat diselamatkan.

"Dia telah menjalani pembedahan hari ini, mereka tak dapat menghentikan pendarahan maka kami kehilangannya. Kami gembira karena kami pikir keadaannya akan membaik, ia telah berjuang selama 15 hari," kata Yahya Tuyan, menurut Anadolu.

Brenton Tarrant, 28 tahun, tersangka asal Australia, telah didakwa melakukan pembunuhan dengan melakukan penembakan terburuk di masa
damai Selandia Baru. Sebanyak 50 orang lain menderita luka-luka dalam serangan-serangan itu, yang terjadi pada saat salat Jumat. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More