Kamis 02 Mei 2019, 22:40 WIB

Semarak Hardiknas, Sekolah Indonesia dan Inggris Berkolaborasi

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Semarak Hardiknas, Sekolah Indonesia dan Inggris Berkolaborasi

Ist
Kolaborasi antarsekolah yang akan dilaksanakan tiga sekolah di Inggris dan tiga sekolah internasional yang disebut Satuan Pendidikan Kerjas

 

BERKAITAN dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, warga negara Indonesia di luar negeri turut menyemarakkannya. Di antaranya melalui bidang pendidikan, berupaya mewujudkan kolaborasi antarsekolah yang akan dilaksanakan tiga sekolah di Inggris dan tiga sekolah internasional yang sekarang disebut Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas sekolah.

"Kerja sama ini merupakan inovasi pendidikan guna membangun pemahaman lintas budaya, dan memberikan pengimbasan kepada sekolah-sekolah lokal di Kota Tangerang Selatan, Jambi, dan Minahasa Utara," kata Koordinator Program, United Kingdom (UK)-Indonesia School Partnerships Programme 2019, Putu Ayu Sutaningrat Puspa Dewi, melalui keterangan tertulis Kamis (2/5).

Menurut Puspa, pihaknya juga menggelar peringatan Hardiknas di London, 2 Mei 2019, sekaligus melakukan kesepakatan kerja sama (MoU) tentang kegiatan kolaborasi antarsekolah Indonesia dan Inggris.

Ia menambahkan, kolaborasi sekolah telah digaungkan sejak puluhan tahun sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas serta efektivitas sekolah. Berbagai ahli dapat bekerja sama dan memanfaatkan pemikiran kolektif untuk memecahkan masalah-masalah kontekstual di sekolah melalui kontribusi perspektif, pengetahuan, dan pengalaman masing-masing yang beragam.

Puspa menjelaskan, UK-Indonesia School Partnerships Programme merupakan sebuah inisiatif yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK (PPIUK) bekerja sama dengan Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia dan didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London, Inggris.


Baca juga: Nurbaya: Teknologi RI Tangani Karhutla sudah Teruji


"Program rintisan ini menandai perayaan Hari Pendidikan Nasional dengan menaruh harapan besar pada perkembangan pendidikan yang lebih progresif," cetusnya.

Lebih lanjut Puspa mengatakan, enam sekolah terlibat dalam program perdana ini dan berkomitmen untuk berbagi kepada sekolah-sekolah lokal di tiga kabupaten atau kota di Indonesia, yakni Karunia Global School Jambi berpasangan dengan Myddleton College. Mereka akan memberikan pelatihan kepada kepala sekolah SMP se-Kota Jambi.

Berikutnya, International Community School, London, dan Manado Independent School akan memberikan pelatihan guru di Kapubaten Minahasa Utara. Sedangkan Global Jaya School dan Adcote School, Birmingham, akan menyediakan workshop tentang pendidikan karakter bagi guru-guru di Tangerang Selatan, Banten.

Adapun kerja sama ini akan berlangsung satu tahun yang diharapkan terus berlanjut dan berkesinambungan. Akuntabilitas pelaksanaan akan dipublikasikan tahun depan disertai kisah sukses atau keberhasilan serta evaluasi masing-masing sekolah untuk peningkatan program pada tahun berikutnya

"Program ini diharapkan mampu mengakomodasi lebih banyak lagi sekolah untuk berkolaborasi dan meningkatkan dampak pendidikan bagi masa depan," pungkas Puspa. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More