Jumat 03 Mei 2019, 07:00 WIB

Kudus Relay Marathon Digelar Lagi

(Des/R-3) | Olahraga
 Kudus Relay Marathon Digelar Lagi

antara
Kudus Relay Marathon

SETELAH sukses menggelar Kudus Relay Marathon 2018 dengan jarak tempuh sejauh 42,195 kilometer, Tiket.com selaku penyelenggara ajang sport tourism ini akan kembali mengadakan acara Tiket.com Kudus Relay Marathon 2019 atau TKRM 2019. Acara yang terinspirasi dari Ekiden yang populer di Jepang tersebut direncanakan akan bergulir pada 25 Agustus 2019 di Kudus, Jawa Tengah.

Di 'Negeri Sakura', Ekiden merupakan lomba lari estafet beregu yang berisi empat peserta dan telah menjadi ajang populer yang diikuti ribuan peserta setiap tahunnya. Ekiden yang paling terkenal ialah Hakone Ekiden 1920 dengan menempuh jarak 217,9 km dalam dua hari.

Terinspirasi dari Ekiden, Tiket.com pun ikut mencontoh ajang ini dengan menerapkan lima kategori di tahun ini. Kategori tersebut antara lain Relay Marathon (Ekiden) dengan jarak tempuh 42,195 km untuk satu grup yang berisikan empat peserta. Kemudian ada Half Marathon dengan jarak tempuh 21,2 km, 10K, 5K, dan Kids Fun Run.

Pada jumpa pers di Jakarta, kemarin, Didit D&Dsport Management, selaku Race Director TKRM 2019, menjelaskan bahwa rute lomba sendiri akan diselenggarakan dengan menyusuri jalan-jalan utama kota Kudus, dengan melewati beberapa ikon mereka, seperti Sculpture Super Smash, Monumen Kretek Indonesia, dan Gerbang Kudus Kota Kretek.

"Untuk lokasi start dan finish akan berada di Alun-Alun Simpang Tujuh. Peserta kategori Relay Marathon sendiri harus berisikan campuran antara laki-laki dan perempuan dengan batasan minimal 15 tahun," ungkapnya.

Berkaca dari kesuksesan TKRM 2018, Co-founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa, merasa sangat optimistis dengan TKRM 2019. Dia merasa acara ini akan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

"Digelar kembali TKRM pada tahun ini tidak terlepas dari animo masyarakat yang begitu besar di event tahun lalu. Tidak hanya jumlah peserta yang melebihi target, sambutan hangat dan partisipasi masyarakat Kudus juga luar biasa," ungkap Gaery. (Des/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More