Kamis 02 Mei 2019, 18:40 WIB

Polisi Tindak Tegas Kelompok Pemicu Kerusuhan Demo Hari Buruh

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Polisi Tindak Tegas Kelompok Pemicu Kerusuhan Demo Hari Buruh

MI/Bary Fathahilah
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut nama kelompok yang menunggangi aksi May Day kemarin.

 

KAPOLRI Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah melakukan tindakan tegas terhadap kelompok pemicu kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah saat aksi Hari Buruh, Rabu (1/5) kemarin.

Bahkan, kelompok yang bernama Anarcho Syndicalism itu telah merusak aksi peringatan Hari Buruh yang secara keseluruhan berlangsung aman di Tanah Air.

"Aksi May Day seluruh Indonesia relatif aman. Tetapi ada satu kelompok yang namanya Anarcho-Syndicalism," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/5).

Menurutnya, kelompok berpakaian serbahitam itu identik dengan aksi vandalisme bersimbol huruf A. Namun, keberadaan mereka menjadi fenomena internasional seperti yang berkembang di Rusia, Eropa, Amerika Selatan, serta Asia.

"Bukan fenomena lokal ya, ada semacam doktrin di luar negeri, sudah lama, mengenai masalah pekerja. Di antaranya pekerja itu jangan diatur, lepas dari aturan-aturan, mereka menentukan sendiri. Maka disebut Anarcho-Syndicalism," sebutnya.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini juga menyebut keberadaan mereka di Indonesia diperkirakan baru berkembang beberapa tahun belakangan. Diketahui kelompok itu disebut muncul di Yogyakarta dan Bandung sejak tahun lalu.


Baca juga: Tarif Tinggi, Pengguna Angkutan Udara Menurun


"Sekarang juga ada di Surabaya dan Jakarta. Sayangnya mereka melakukan aksi kekerasan, vandalisme, coret-coret (membuat) simbol A, merusak pagar," terangnya.

Atas perilaku anarkis itu, pihak kepolisan tentunya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas. Bahkan Polri juga akan melakukan pemetaan terhadap kelompok tersebut untuk nantinya dilakukan pembinaan.

"Menghadapi situasi itu kita pasti akan tindak tegas, tapi saya sudah perintahkan untuk melakukan pemetaan kelompoknya dan kita akan melakukan pembinaan kepada mereka," paparnya.

Diketahui, di Bandung kelompok itu ditangkap karena kedapatan mencoret kendaraan yang ada di jalan yang mereka lalui. Berdasarkan data sementara, tercatat ada 619 orang dari kelompok Anarcho yang diamankan saat kerusuhan di Hari Buruh.

Selain di Bandung, gerombolan perusuh berbaju hitam itu merusak gerai McDonalds di Makassar. Kemudian dua pemuda di Makassar diamankan pihak kepolisian.

Sedangkan di Kota Malang, kelompok tersebut melakukan aksi vandalisme di Jembatan Kahuripan yang merupakan cagar budaya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More