Kamis 02 Mei 2019, 15:20 WIB

Inggris Tawarkan 3,5 M Poundsterling untuk Transportasi Jakarta

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Inggris Tawarkan 3,5 M Poundsterling untuk Transportasi Jakarta

MI/Putri Anisa Yuliani
Penandatanganan nota kesepahaman atau MOU antara Crossrail International dengan PT MRT Jakarta

 

PEMERINTAH Inggris menawarkan dana pinjaman sebesar 3,5 miliar pundsterling yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan transportasi di Indonesia khususnya Jakarta.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik mengatakan dana tersebut berasal dari lembaga United Kingdom Export Finance (UKEF).

"Kami bukan hanya ingin membagikan pengalaman, tetapi juga menawarkan bantuan pinjaman untuk mengatasi keterbatasan dana. Ada amplop yang sudah disetujui Pemerintah Inggris sebanyak 3,5 miliar poundsterling dan sudah terpakai 10% untuk industri. Masih ada cukup banyak dana yang bisa digunakan untuk MRT," ujar Moazzam usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau MOU antara Crossrail International dengan PT MRT Jakarta, di Stasiun Dukuh Atas, Kamis (2/5).

Baca juga: BPTJ Targetkan Pengembangan Transportasi Jabodetabek 10 Tahun

Ia pun mengatakan dalam konteks melakukan pembangunan yang besar harus melibatkan berbagai pihak, juga pemerintah pusat. Sebab, hal ini tidak hanya melibatkan proses teknis tetapi juga politik seperti pendanaan.

Moazzam menegaskan membangun transportasi di ibu kota sangat penting karena turut membangun negara.

"Transportasi terhambat maka bisa menghambat pembangunan di Jakarta. Tidak hanya di ibu kota tapi juga negara. Maka, kami berminat membantu menyusun masterplan dan menyusun rencana transportasi," terangnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More