Minggu 08 Februari 2015, 00:00 WIB

KPK Segera Ungkap Skandal Samad

Cah/Beo/*/Wib/P-5 | Politik dan Hukum
KPK Segera Ungkap Skandal Samad

MI/ROMMY PUJIANTO

 
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meng-ungkap skandal perjanjian politik Ketua KPK Abraham Samad dengan sejumlah politikus.

"Terkait tuduhan terhadap Abraham Samad, Unit Pengawas Internal akan memanggil Plt Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Senin (9/2). Komite etik akan dibuat," ujar Deputi Bidang Pencegahan KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin.

Di sisi lain, kuasa hukum Kapolri terpilih Komjen Budi Gunawan, Razman Arif Nasution, mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, kemarin, untuk melengkapi berkas laporan atas Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

"Keduanya akan dijerat dengan Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan," kata Razman.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno meminta pegawai KPK mengurungkan niat mogok bekerja. "Tidak usahlah mengundurkan diri," ujarnya, Jumat (6/2).

Sehari sebelumnya, Johan Budi mengatakan sebagian pengawai KPK termasuk dirinya bakal mengembalikan mandat mereka kepada Presiden Joko Widodo jika seluruh komisioner KPK berstatus tersangka.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan kisruh KPK-Polri telah menguras energi rakyat. "Sudah saatnya pemerintah fokus ke program-program penanggulangan kemiskinan dan pengurangan (angka) pengangguran," ujar dia dalam sebuah diskusi, kemarin.

Taufik juga menyoroti perlunya Jokowi memiliki juru bicara agar para menteri tidak lagi membuat pernyataan membingungkan publik.

"Bentuk juru bicara Presiden. Itu lebih elok agar ja-ngan ada kesimpangsiuran informasi," tukas dia.

Pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana mendukung ide tersebut.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More