Sabtu 27 April 2019, 19:20 WIB

Sakura Garden City Manfaatkan Gairah Koridor Timur

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Sakura Garden City Manfaatkan Gairah Koridor Timur

Dok. PT. Sayana Integra Properti
Direkti PT. Sayana Integra properti memotong pita peluncurkan Marketing gallery Skaura Garden City

 

PEMBANGUNAN infrastruktur yang masif di koridor timur Jakarta, terutama dari segi pengembangan transportasi masal menjadi salah satu peluang yang dimanfaatkan PT. Sayama Integra Properti dalam mengembangkan kawasan residensial vertikal Sakura Garden Ciy.

Perusahaan properti gabungan dari Trivo Group, Daiwa House, dan JOIN itu mengembangkan superblok Sakura Garden City di lahan seluas 10 hektare yang ada di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Chief Executive Officer Sayana Integra Properti Nobuya Ichiki mengatakan, Sakura Garden City yang akan dikembangkan dalam 4 fase pengembangan hingga 2026 itu menggabungkan konsep pengembangan berbasis transit (TOD) dengan kawasan hijau yang ramah penghuni.

"Ini pertama kalinya Daiwa House masuk ke pasar residensial di Indonesia dan kami bangga bisa membawa kemampuan dan keahlian kami dalam mengembangkan TOD ke Indonesia melalui Sakura Garden City," kaya Ichiki saat peluncuran Marketing Gallery Sakura Garden City di Jakarta, Sabtu )27/4).

Ichiki yang juga merupakan Senior Executive officer PT. Daiwa House Industry itu menegaskan, dalam pengembangan sebuah hunian, keberadaan transportasi massal menjadi salah satu aspek penting.

Hal tiu dibuktikan dalam pembangunan hunian oleh Daiwa House di Jepang yang juga mengikuti pola pengembangan transportasi masal. Adapun saat ini di wilayah timur jakarta, pemerintah sedang membangun moda transportasi kereta ringan (LRT( yang menghubungkan wilayah timur hingga pusat jakarta

Baca juga : Durian Land Luncurkan Grand Emerald dan Giethorn Village

Dalam rencana pengembangan Sakura Garden City yang sudha mulai dibangun sejak 21 Juli 2018, akan terdiri dari 12 menara kondominium dengan kapasitas 5.000 unit. Sakura Garden City juga rencananya akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, hotel premier, gedung perkantoran, dan pusat kuliner.

Tahap pertama pengembangan kawasan yang nilai investasinya bernilai 800 juta dolar Amerika Serikat itu, akan meliputi dua menara kondominium bernama Cattleya dan Dahlia.

Penjualan menara cattleya sudah dimulai sejak April 2018 dan kini progresnya telah mencapai 80% dari total unit dengan harga jual unitnya dimulai dari Rp500 juta.

"Menara Dahlia sendiri sekarang masih dalam konsep untuk segera diluncurkan ke pasar, Kami prediksi akan segera meluncurkan menara Dahlia pada Agustus mendatang," ujar Ichiki.

Di sisi lain, dalam pembangunan Sakura Garden City, PT. Sayana Integra properti menunjuk PT. Total Bangun Persada sebagai kontraktor utama. penandatanganan kerja sama pembangunan itu dilakukan bersamaan dengan peluncuran Marketing Gallery Sakura Garden City.

Vice President Director PT. Sayana Integra Properti Robert Yapari mengatakan, saat ini proses pembangunan Sakura Garden City telah hampir merampungkan seluruh pondasi untuk pengembangan kawasan. (RO/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More