Doa Untuk KPPS Yang Wafat. TKN: Mereka Sahid Mengawal Demokrasi

Penulis: Mediaindonesia.com Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 20:31 WIB Politik dan Hukum
Doa Untuk KPPS Yang Wafat. TKN: Mereka Sahid Mengawal Demokrasi

Dok. TKN Jokowi-Amin
Direktur relawan jokowi-Amin. Maman Imanulhaq.

DIREKTUR Relawan TKN Jokowi Amin, Maman Imanulhaq mengatakan, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) yang meninggal dunia saat bertugas sebagai sahid yang dijamin masuk surga.

Maman menambahkan bahwa mereka berjuang dengan keras dan ikhlas mengawal demokrasi agar berjalan aman, transparan dan adil. Mereka hanya menginginkan proses yang baik menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang dapat mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.  

Maman mengatakan itu saat menghadiri Syukur Pemilu 2019 dan doa bersama yang diselenggarakan Relawan Jokowi Amin Majalengka dan Cirebon di Ponpes Al-Mizan Ciborelang Jatiwangi Majalengka dan Majelis Nurul Hidayah Dawuan Cirebon, Jawa Barat, Jumat (26/4).

Baca juga : Hingga Kini, 230 KPPS Wafat dan 1.671 Sakit

Mengacu pada data KPU per Kamis (25/4) pukul 18.00 WIB, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia bertambah menjadi 225. Selain itu, sebanyak 1.470 anggota KPPS dilaporkan sakit.

Politisi PKB ini mengatakan bahwa semua organ relawan Jokowi-Amin merasa prihatin dengan banyaknya anggota KPPS yang tertimpa musibah, baik wafat maupun sakit.

“1.695 jumlah petugas KPPS yang terkena musibah adalah jumlah yang sangat besar. Kami sangat prihatin dan mendoakan agar mereka dapat rahmat dan magfirah Allah. Kami mendorong Pemerintah memberi santunan dan perhatian kepada keluarga mereka”, ujar Maman.

Menurut KPU, Anggota KPPS yang meninggal maupun sakit sebagian besar disebabkan karena kelelahan dan kecelakaan.

KPU berencana memberikan santunan kepada keluarga KPPS yang meninggal dunia dan anggota yang sakit. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More