Jumat 26 April 2019, 20:25 WIB

Dukungan Moril Hingga Materill Bagi Pengawal Suara 01 di War Room

Melalusa Sushtira K | Politik dan Hukum
Dukungan Moril Hingga Materill Bagi Pengawal Suara 01 di War Room

MI/Melalusa Sushtira K
Suasana War Room TKN Jokowi-Amin

 

WAR Room Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadi tempat para relawan pendukung paslon 01 Pilpres 2019 berjibaku mengunggah puluhan hingga ratusan ribu dokumen C1 Pemilu 2019 setiap harinya.

Pekerjaan yang tergolong berat itu pun ikut mengetuk hati sejumlah relawan lain hingga dukungan bersifat materill pun ikut mewarnai suasana kerja di War Room TKn Jokowi-Amin, disamping dukungan moril yang terus mengalir.

"Ada yang mengirimkan makanan, jadi hari ini kita surplus makanan dikirimkan dari tim relawan. Terus ada juga yang mengirimkan doa," ujar Koordinator IT Saksi TKN Jokowi-Amin, Nova di War Room Real Count, Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta pada Jumat (26/4).

Untuk menunjang fisiknya agar tetap prima dalam bekerja memantau rekapitulasi suara Pilpres 2019, para personel di war room TKN juga dibekali dengan multivitamin dan disediakan pula dokter hotel.

Baca juga : TKN: Katanya Sudah Menang, Kenapa BPN Masih Minta C1 ke Bawaslu?

Tak hanya itu dukungan untuk para personel juga datang dari Relawan Budiman asal Sukabumi yang bertugas sebagai terapis pijat, yang dengan sukarela siaga 24 jam penuh mendampingi para personel bekerja.

"Yang tukang pijet dari relawan-relawan itu mereka terapis dari Sukabumi jadi dia shift-shiftan, jadi 24 jam juga," terang Nova.

Sekalipun harus bekerja dibawah tekanan tinggi guna mengejar target rampungnya rekapitulasi, Nova mengakui para personel yang banyak terdiri dari kalangan muda tersebut memiliki semangat dedikasi yang besar karena dilandasi perasaan senang bekerja untuk Jokowi yang dianggap mewakilinya rakyat.

"Mereka senang bekerja untuk Pakde jadi memang Pak Jokowi ini pemimpin yang ada di hati rakyat," pungkas Nova.

Jumlah personel yang bekerja di war room TKN ditaksir mencapai 240 orang, dengan diberlakukan sistem shift kerja sebanyak tiga kali dalam sehari. (OL-8)

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya