Kebijakan BI Pengaruhi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Penulis: Atalya Puspa Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 19:00 WIB Ekonomi
Kebijakan BI Pengaruhi Pergerakan Rupiah Hari Ini

ANTARA
Nilai tukar rupiah hari ini di tutup melemah

NILAI tukar rupiah, Jumat (26/4), ditutup melemah tipis ke posisi 14.199 per dolar Amerika Serikat (AS) setelah dibuka di level 14.194 per dolar AS. Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.401.

Berkaitan dengan itu, ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 6% pada Kamis (25/4) memengaruhi pergerakan rupiah hari ini.

Baca juga: Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 6%

Selain itu, rilis data pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada triwulan I 2019 turut memberi andil. "Hal ini mendorong kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang selanjutnya memberi tekanan pada sebagian besar mata uang Asia dan memberikan sentimen negatif pada pasar keuangan negara berkembang," ucap Josua ketika dihubungi, Jumat (26/4).

Sebagian besar mata uang Asia cenderung menguat terbatas. Hal itu merespons rilis data ekonomi AS yang menunjukkan penciptaan lapangan kerja baru naik sebesar 37.000 ke angka 230.000, lebih tinggi ketimbang proyeksi sebesar 199.000.

Sebagai tambahan, pembelian barang konsumsi tahan lama di AS naik 0,4% jika dibandingkan bulan sebelumnya, lebih tinggi daripada proyeksi ekonom sebesar 0,2%. Barang modal nonpertahanan merupakan proksi dari pengeluaran barang modal, naik 1,3%, melebihi ekspektasi ekonom sebesar 0,1%.

"Rilis data 1 hari sebelum rilis angka produk domestik bruto (PDB) kuartal I 2019 menunjukkan adanya kemungkinan dampak dari government shutdown tahun lalu," lanjut Josua.

Di Indonesia, pelaku pasar cenderung bersikap menunggu sebagai respons terhadap data terbaru ekonomi AS. Pergerakan rupiah, kendati sedikit melemah, masih cenderung stabil. Selama beberapa waktu ke depan, rupiah diperkirakan bergerak di rentang 14.150-14.225 per dolar AS. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More